Investor Pastikan Kalanick tak Masuk Dewan Direksi Uber

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 11 Aug 2017 10:56 WIB
uber
Investor Pastikan Kalanick tak Masuk Dewan Direksi Uber
Mantan CEO Uber, Travis Kalanick. (AFP PHOTO / WANG Zhao)

Metrotvnews.com: Beberapa hari yang lalu, Co-founder Uber, Garrett Camp berjaji bahwa mantan CEO Travis Kalanick tidak akan kembali menjadi CEO. Sekarang, Benchmark Capital, salah satu investor awal yang memiliki perwakilan di dewan Uber, menuntut Kalanick atas penipuan. 

Melalui tuntutan ini, Benchmark Capital ingin membatalkan keputusan dewan Uber untuk menambahkan 3 kursi dewan, yang salah satunya akan diduduki oleh Kalanick setelah dia melepaskan jabatannya sebagai CEO.

Benchmark mengklaim bahwa mereka tidak akan pernah setuju untuk menambahkan jumlah anggota dewan pada bulan Juni tahun lalu jika mereka tahu berbagai kesalahan Kalanick di Uber, lapor Engadget.

"Penuntut Benchmark mengambil keputusan ini untuk membahas soal penipuan, pelanggaran atas kepercayaan yang diberikan dan pelanggaran kewajiban dalam kontrak yang dibuat oleh Kalanick, mantan CEO Uber dan meningkatkan kekuasaannya untuk kepentingan egoisnya sendiri," tertulis dalam tuntutan ini. 

Benchmark juga mengklaim bahwa sang mantan CEO berjanji akan mendapatkan persetujuan dewan sepenuhnya sebelum mengisi dua kursi dewan lainnya. Namun, dia belum meresmikan perubahan ini melalui pengambilan suara dewan.

Jika keputusan dewan pada bulan Juni 2016 untuk menambahkan kursi dewan dibatalkan, seperti yang diminta dalam tuntutan, maka Kalanick tidak akan menjadi bagian dari dewan Uber.

Benchmark Capital juga berusaha agar pengadilan membuat keputuan preventif untuk mencegah Kalanick ikut campur dalam dewan Uber. Tuntutan ini juga akan membuat Kalanick tidak akan dipertimbangkan untuk mengisi posisi CEO yang sedang kosong. Uber menolak berkomentar soal ini. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.