Apple Tambal macOS untuk Perbaiki Masalah Prosesor Intel

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 04 Jan 2018 12:30 WIB
apple
Apple Tambal macOS untuk Perbaiki Masalah Prosesor Intel
Apple dilaporkan telah memperbaiki permasalahan prosesor Intel pada perangkatnya melalui udpate macOS 10.13.2.

Jakarta: Apple dilaporkan telah memperbaiki permasalahan desain kritis ditemukan pada cara CPU Intel memproses informasi yang baru-baru ini ditemukan, melalui update macOS terkini. Perbaikan tersebut digulirkan Apple pada awal bulan Desember lalu, melalui macOS 10.13.2.

Namun, menurut salah satu pengembang, Apple juga menggulirkan patch tambahan sebagai upaya melindungi perangkatnya dari permasalahan prosesor Intel tersebut. Patch tambahan ini hadir dalam update versi beta.

Permasalahan dapat ditemukan pada seluruh chip yang diproduksi Intel dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Permasalahan ini memungkinkan program desktop membaca bagian dari memori kernel komputer yang dilindungi.

Hal tersebut menghadirkan peluang bagi aplikasi berbahaya dan pelaku kejahatan siber untuk mengakses password, informasi masuk dan informasi personal lainnya. Informasi terkait perbaikan yang dihadirkan Apple pada macOS 10.13.2 oleh pengembang Alex lonescu, melalui akun Twitternya.

Mendukung klaim lonescu, AppleInsider mengutip sumber lain yang menyebut bahwa sebagian besar kerusakan telah ditangani. Sementara itu, Intel merilis pernyataan yang membantah bahwa permasalahan ini hanya ditemukan pada chipset karyanya.

Berdasarkan analisa terbarunya, Intel menyebut perangkat komputasi dengan prosesor dan sistem operasi karya produsen lain juga mengalami permasalahan serupa yang dialami produknya. Sejumlah laporan memperkirakan perbaikan permasalahan ini akan memperlambat performa perangkat WIndows dan Linux hingga 30 persen.

Tidak hanya Apple, Microsoft turut menggulirkan update keamanan khusus sebagai upaya perlindungan perangkat pengguna sistem operasi Windows. Microsoft telah menggulirkannya ke perangkat mulai 3 Januari waktu Amerika Serikat.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.