Demi Selamatkan Perekonomian Negara, Venezuela Ciptakan Uang Kripto

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 25 Feb 2018 13:02 WIB
bitcoincryptocurrency
Demi Selamatkan Perekonomian Negara, Venezuela Ciptakan Uang Kripto
Ilustrasi uang kripto dengan logo Petro, nama uang kripto resmi Venezuela.

Jakarta: Venezuela tengah dilanda krisis ekonomi fatal yang membuat negara pemiliki cadangan minyak bumi terbesar di dunia mengalami kerusuhan di dalam negaranya.

Setelah mengumumkan di di bulan Januari, negara itu akan memiliki uang kripto sendiri bernama Petro dengan takaran harga 1 barel minyak. Presiden Venezuela Nicola Maduro mengklaim bahwa sudah ada pihak yang berminat membeli uang kripto mereka.

Dikutip dari Fortune, di tanggal 20 Februari lalu Maduro menyebutkan bahwa pemerintah Venezuela mencatat uang kripto mereka telah dibeli dan berhasil mengantongi USD735 juta (Rp9,99 triliun). Anehnya, Maduro tidak menjabarkan bukti jelas terkait hal tersebut.

Sebelumnya dalam pengumuman di televisi nasional Venezuela, Maduro menyatakan berencana menyediakan uang kripto Petro sejumlah 100 juta koin. Nilai per koinnya mulai dari USD60 (Rp816 ribu), setara dengan harga jual 1 barel minyak mentah yang dijual Venezuela.

Maduro juga mengklaim uang kripto Petro telah dikerahkan ke seluruh badan pemerintahan dan keuangan negaranya untuk diterapkan hingga ke seluruh layanan fasilitas publik.

Namun, sebagian pengamat termasuk oposisi Maduro menilai penerbitan uang kripto tersebut hanya menjadi cara baru pemerintahan korup Maduro untuk mengeruk uang negara, selain anggapan bahwa uang kripto sendiri tidak memiliki nilai yang stabil saat ini.

Uang kripto Petro menjadi pedang bermata dua bagi Venezuela. Meskipun begitu, kemungkinan besar uang kripto Venezuela akan menjadi percontohan bagi negara lain yang mencoba menerapkan hal serupa, merilis uang kripto resmi negara.

Berhasil atau tidak uang kripto memperbaiki perekonomian Venezuela, dipastikan metode tersebut akan berhasil di negara lain yang belajar dari Venezuela. Bahkan Maduro sempat mengumumkan rencananya untuk mencipatkan satu uang kripto negaranya yang berdasarkan nilai jual emas.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.