CES 2018

Spesial untuk Profesional, Wacom Cintiq Pro Punya Ukuran 32 Inci

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 10 Jan 2018 11:39 WIB
teknologices 2018
Spesial untuk Profesional, Wacom Cintiq Pro Punya Ukuran 32 Inci
Wacom memamerkan Cintiq Pro 24 inci dan 32 inci di ajang CES 2018.

Jakarta: Tahun lalu, Wacom telah mengumumkan perusahaannya akan menghadirkan perangkat lini Cintiq Pro berukuran 24 inci dan 32 inci. Kini Wacom memamerkan tablet tersebut pada ajang CES 2018 untuk pertama kalinya.

Perangkat ini hadir dengan layar kaca penuh, dan berbekal kompatibilitas dengan stylus Pro Pen 2 yang didukung level sensitivitas tekanan 8.192. Model berukuran 24 inci akan hadir dalam dua versi dengan bekal opsi kompatibel dengan pena, atau dengan layar sentuh dan pena.

Kedua versi Wacom Cintiq Pro 24 inci tersebut akan tersedia pada akhir bulan Februari mendatang. Sementara itu, model berukuran 32 inci hanya akan tersedia dalam versi dengan opsi pen dan layar sentuh, dan mulai tersedia di pasar pada musim semi mendatang.

Tidak berbekal ExpressKeys, shortcut yang memungkinkan pengguna program untuk melakukan undo, copy, paste dan laiinya, terintegrasi serupa Cintiq Pro model 27HD, Wacom menghadirkan ExpressKey Remote dalam kemasan penjualan perangkat baru tersebut.

Wacom Cintiq Pro 24 inci ditawarkan seharga USD2.000 (Rp28,6 juta) sementara Cintiq Pro 32 inci seharga USD3.300 (Rp47,1 juta). Kedua tablet berukuran besar ini ditujukan untuk konsumen profesional di ranah industri kreatif.

Sementara itu, Cintiq Pro versi sebelumnya dengan ukuran 13 inci dan 16 inci dipasarkan dengan harga sebesar USD1.000 (Rp14,2 juta) dan USD1.500 (Rp21,4 juta). Sebelumnya, Wacom mengumumkan tiga produk, versi baru dari jajaran produk Cintiq Pro, Intuos Pro, serta Mobile Studio Pro, yang menjadi produk andalan Wacom saat ini.

Tidak hanya menghadirkan kemampuan pena unggulan di perangkat karyanya, Wacom juga bekerja sama dengan Lenovo. Kerja sama ini diwujudkan melalui kehadiran stylus karyanya pada salah satu tablet 2-in-1 Lenovo Yoga Book.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.