YouTube Gelar FanFest 3 Hari di Jakarta, Apa Isinya?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 10 Nov 2017 18:27 WIB
youtube
YouTube Gelar FanFest 3 Hari di Jakarta, Apa Isinya?
Fibriyani Elastria, Head of Consumer Marketing Google Indonesia. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: YouTube FanFest 2017 akan selama 3 hari, yaitu pada 10-12 November.

Acara tersebut akan digelar di Sheraton Grand Ballroom dan Atrium Mall Gandaria City. Seperti yang disebutkan sebelumnya, YouTube membawa para kreator ternama, baik dari internasional maupun dari Tanah Air. 

Beberapa kreator internasional yang akan memeriahkan acara ini adalah 1Million Dance Studio, Matt Steffanina, Ranz Kyle dan Niana Guerrero.

Sementara kreator Indonesia yang akan tampil tahun ini antara lain Raditya Dika, Weird Genius, SkinnyIndonesian24, Ria Ricis, Young Lex, dan lain sebagainya. YouTube bahkan mengundang musisi seperti Tulus, Virgoun, ARmada, Kunto Aji dan Anji. 

Dalam acara pembukaan yang diadakan di Sheraton Hotel, Fibriyani Elastria, Head of Consumer Marketing Google Indonesia sempat menjelaskan tentang pertumbuhan YouTube di Indonesia.

"Perkembangan YouTube di Indonesia sangat pesat. Per hari ini, ada 50 juta orang di Indonesia yang mengunjungi YouTube setiap bulannya," katanya. "Menariknya, ini tidak hanya terjadi di Jakarta. Pertumbuhan juga terjadi di berbagai kota di Indonesia."

Selain penambahan pengunjung situs, Firbiyani menambahkan, jumlah kreator asal Indonesia juga terus bertambah. Hal ini terlihat dari jumlah kreator yang mendapatkan Golden Button -- penghargaan yang diberikan pada orang yang berhasil mendapatkan pengikut atau subscriber sebanyak 1 juta orang. 

Fibriyani menjelaskan, pada tahun 2016, hanya ada 2 channel yang bisa mendapatkan Golden Button, yaitu kanal Raditya Dika dan Edho Zell. Kini, telah terdapat 15 channel yang mendapatkan penghargaan itu. "Meningkat 7,5 kali lipat lebih banyak dalam waktu kurang dari 12 bulan," katanya. 

Sama seperti penonton, kreator YouTube juga tidak hanya tumbuh di Jakarta. "Di setiap pulau, ada kreator lokal," kata Fibriyani. Dia mencontohkan Bayu Skak, kreator asal Malang yang berhasil mendapatkan 1 juta subscriber pada awal tahun ini.

"Dia membuat konten berbahasa Jawa, yang justru malah relevan dengan audiensnya," ujar Fibriyani. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.