Cara SAP Sederhanakan Digitalisasi Pajak

M Studio    •    Senin, 13 Nov 2017 11:44 WIB
sapcorporate
Cara SAP Sederhanakan Digitalisasi Pajak
President and Managing Director South East Asia, AP, Claus Andresen.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pajak menjadi salah satu faktor penting yang perlu dikelola oleh pemerintah. Namun, proses menyejahterakan masyarakat melalui pajak tidak lepas dari campur tangan berbagai pihak.
 
Jika campur tangan pemerintah diwujudkan dalam regulasi mengenai penyeragaman proses, perusahaan dan penduduk wajib pajak menampilkan campur tangannya melalui ketaatan dalam melaporkan dan membayarkan pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
 
Hanya saja, rumitnya proses pengurusan pajak bisa membuat para wajib pajak enggan untuk melapor. Hal tersebut menjadi peluang yang dinilai SAP dapat dibantu melalui penawaran teknologi mereka.
 
"SAP memiliki solusi digital yang relevan bagi pemerintah mana pun untuk memperlancar proses pelaporan pajak dan menciptakan sistem dan arsitektur pendukung layanan kepada masyarakat yang efektif dan efisien," ujar President and Managing Director SAP South East Asia, Claus Andresen.
 
SAP menawarkan bantuan melalui solusi teknologi untuk industri perpajakan yang bertajuk SAP Tax and Revenue Management (atau lebih dikenal dengan SAP TRM). Claus menilai, solusi ini cocok bagi pemerintah dan wajib pajak mana pun dalam menyederhanakan kompleksitas yang seringkali ditemui dalam proses dan data perpajakan.
 
Menurut Claus, solusi SAP TRM mempermudah masyarakat untuk dapat terhubung dengan pemerintah, termasuk di Indonesia. Claus beranggapan, Indonesia merupakan salah satu pasar negara berkembang yang tengah menikmati ledakan makro ekonomi. 
 
Sebelumnya, SAP TRM dikatakan telah berhasil diimplementasikan di Inggris, Saudi Arabia, Australia, dan India. Sayangnya di Indonesia, SAP masih dalam proses menjajaki peluang kerjasama dengan pihak pemerintah untuk mengimplementasi solusi tersebut dalam waktu dekat.
 
SAP TRM, jelas Claus, merupakan sistem terbuka yang memungkinkan pengguna untuk mengintergrasikannya ke dalam sistem yang ada dengan lebih mudah. Selain itu, solusi ini juga dirancang untuk siap menghadapi inovasi di masa depan. Tak hanya itu, SAP TRM juga didesain untuk menjadi yang paling fleksibel dan canggih untuk mengakomodasi perubahan kebijakan secara sederhana dan cepat.
 
Claus juga menyebutkan bahwa solusi yang ditawarkan SAP tersebut dapat dilokalisasi untuk menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku di masing-masing negara termasuk di Indonesia. Meski belum dimanfaatkan secara langsung oleh pihak pemerintah, Claus menyebut solusi ini telah diimplementasikan oleh perusahaan di 25 sektor industri di Indonesia, termasuk 7 dari 10 bank besar di Indonesia.
 
Solusi SAP TRM ini turut menjadi pendukung dalam kesuksesan otoritas pajak pemerintah Inggris, yaitu Her Majesty Revenue & Customs (HMRC), dalam proses pengadopsian infrastruktur virtual yang lebih fleksibel dan efisien.
 
Sementara itu, ketika disinggung soal pentingnya transformasi digital terutama di industri perpajakan, Claus menyebut bahwa hal tersebut merupakan hal penting yang tidak terelakkan lagi; tidak hanya di bidang keuangan dan perpajakan, tetapi juga beragam industri lainnya. Hal ini dikarenakan, menurut Claus, kemajuan teknologi yang menawarkan berbagai kemudahan perlu dimanfaatkan sebaik mungkin demi meningkatkan kenyamanan dalam hidup bermasyarakat. 
 
“Keberadaan kami di Indonesia bertujuan untuk terus mendukung inovasi dan menghadirkan lebih banyak lagi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kami harap dengan kehadiran solusi kami dapat mendorong para partner kami untuk terus bertumbuh. Itulah komitmen kami bagi pasar Indonesia," tutup Claus.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.