Pemerintah India Ingin Apple Bangun Pabrik

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 27 Nov 2017 10:24 WIB
apple
Pemerintah India Ingin Apple Bangun Pabrik
CEO Apple, Tim Cook saat berkunjung ke India di tahun 2016. Apple mulai melihat India sebagai pasar smartphone berkembang yang bisa membantu memperbesar market share Apple di dunia.

Jakarta: India bisa menjadi pasar produk Apple selain kawasan Ameria dan Eropa beberapa tahun ke depan. Hal ini ditandai dengan lampu hijau dari pemerintah setempat yang berharap Apple membuka pabrik perakitan di negara tersebut.

Dilaporkan oleh Economic Times India bahwa Menteri Perdagangan dan Industri India Suresh Prabu menyatakan siap membantu menyediakan fasilitas pembuatan produk Apple. Suresh hanya menantikan Apple untuk mengajukannya.

"Kami sangat menantikan proposal dari Apple. Kami sangat senang jika kami menerimanya dan kami akan bahas cara mewujudkannya dan membantu mengatasi kesulitan yang ditemui oleh Apple," tutur Suresh.

Penyataan Suresh tersebut didorong atas kondisi pasar khususnya industri smartphone di India yang semakin ramai. Ini sejak Apple mulai memproduksi perangkat iPhone SE di negara tersebut dengan menggandeng mitra manufaktur lain.

Hal ini juga senada dengan program yang digelar oleh Perdana Menteri India Narendra Modi sejak 2014 bernama Made in India. Program ini berusaha untuk menarik perusahaaan multinasional untuk membangun fasilitas di India.

Apple adalah salah satu yang berminat untuk membuka toko ritel sendiri di negara itu. Sama halnya di Indonesia, pemerintah ingin perusahaan tersebut memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri sebanyak 30 persen jika ingin berbisnis.

Di India, Apple bukan satu-satunya yang ingin membuka pabrik. CEO sekaligus Pendiri Xiaomi beberapa waktu lalu menuturkan bahwa mereka segera membangun manufaktur di India. Hal ini bertujuan Xiaomi dapat menyalip Samsung sebagai penguasa pasar terbesar di negara itu.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.