Gara-Gara Phone X, Samsung Kurangi Produksi Layar OLED?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 21 Feb 2018 08:23 WIB
samsungiphone x
Gara-Gara Phone X, Samsung Kurangi Produksi Layar OLED?
Apple iPhone X menggunakan layar OLED dari Samsung. (AP Photo / Eric Risberg)

Jakarta: Samsung Display, divisi pembuat layar milik Samsung, akan mengurangi produksi layar OLED di pabrik mereka di Chungcheong Selatan. Alasannya adalah karena penjualan iPhone X yang tidak sebanyak perkiraan. 

Laporan itu menyebutkan bahwa Samsung kini berencana menyuplai layar OLED untuk 20 juta unit iPhone X atau mungkin kurang dari itu untuk kuartal yang berakhir pada bulan Maret.

Seperti yang disebutkan oleh CNET, angka ini menurun jauh dari perkiraan sebelumnya, yaitu 45-50 juta unit. Samsung tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar, sementara Nikkei juga tidak menyebutkan narasumbernya.

Samsung saat ini belum mengumumkan target produksi mereka untuk rentang waktu mulai April hingga bulan Juni. Pada kuartal yang berakhir pada Januari, Apple menual 77,3 juta iPhone. Penjualan tersebut menurun satu persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Salah satu alasannya diduga adalah mahalnya iPhone X, yang dihargai USD1.000 (Rp13,6 juta). Sementara di Indonesia, iPhone X dihargai Rp20 juta. Pada saat yang sama, iPhone X juga dianggap sebagai alasan mengapa Apple bisa mendapatkan untung besar. 

Samsung memiliki kapasitas produksi layar OLED ekstra. Menurut The Verge, perusahaan asal Korea Selatan itu kemudian mencari klien baru selain Apple untuk membeli layar OLED mereka. Namun, masih belum diketahui apakah mereka berhasil menemukan klien baru. 


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.