Ingin Kalahkan Google Maps, Uber Punya Mobil Pemetaan di 5 Benua

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 15 Feb 2017 09:59 WIB
uber
Ingin Kalahkan Google Maps, Uber Punya Mobil Pemetaan di 5 Benua
Uber kini punya mobil untuk memetakan di Singapura.

Metrotvnews.com: Uber mengumumkan bahwa mereka akan mulai membuat peta 3D dari Singapura. Belakangan, tampaknya Uber fokus untuk berinvestasi dalam hal pemetaan. Sepertinya, ada 2 tujuan yang Uber ingin capai, yaitu mengalahkan Google dan menyiapkan diri untuk mobil otonom.

Untuk memetakan Singapura, Uber berkata, mereka akan memasang kamera dan alat pemetaan pada kendaraan yang telah menjadi bagian dari platform ride-sharing tersebut. Dengan begitu, Uber tidak perlu lagi menambahkan mobil baru, seperti yang disebutkan oleh The Verge.

Peta yang lebih baik akan menguntungkan Uber karena ia dapat membantu mereka untuk lebih paham tentang pola lalu lintas dan lokasi antar jemput dengan lebih akurat. Pada saat yang sama, peta yang lebih akurat dapat membantu Uber untuk mulai menggunakan mobil otonom.

"Selama 10 tahun belakangan, inovasi pemetaan telah mengubah industri dan kehidupan sehari-hari dengan cara yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya," ujar Head of Product, Manik Gupta, dala sebuah blog post.

"Perubahan ini akan semakin cepat dalam waktu beberapa tahun ke depan, terutama dengan teknologi seperti mobil otonom."

Pelanggan Uber dikenal sebagai orang yang sangat menjagi privasi mereka. Karena itu, Uber berkata, dalam usaha pemetaan ini, mereka tidak akan menyimpan gambar di sekitar tempat penjemputan atau pengantaran.

"Tidak ada rencana untuk membuat gambar atau data lain yang kami kumpulkan dapat diakses masyarakat," ujar Gupta.

Selama ini, Uber menggantungkan diri pada Google Maps. Namun, berita yang beredar belakangan ini menunjukkan bahwa mereka juga tertarik untuk membuat peta sendiri yang dapat berdiri mandiri.

Sejauh ini, Uber memiliki mobil untuk memetakan wilayah di Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, Inggris, Afrika Selatan dan Australia. Singapura adalah kota pertama di Asia Tenggara yang akan dipetakan oleh Uber.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.