Rusia Akhirnya Blokir LinkedIn

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 20 Nov 2016 12:08 WIB
linkedin
Rusia Akhirnya Blokir LinkedIn
LinkedIn diblokir di Rusia. (Reuters/Robert Galbraith)

Metrotvnews.com: Regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor memblokir LinkedIn setelah media sosial tersebut gagal memenuhi permintaan untuk memindahkan data pengguna ke server dalam negeri.

Hal ini merupakan pelanggaran hukum di Rusia, yang memaksa semua situs online menyimpan data pribadi pengguna di server dalam negeri. 

Pemblokiran ini Roskomnadzor umumkan dalam situsnya. Dalam situs tersebut, Roskomnadzor juga menjelaskan bahwa hal yang mendasari pemblokiran ini adalah keputusan Pengadilan Distrik Moscow pada bulan Agustus untuk memblokir LinkedIn dan juga keputusan pengadilan Pengadilan Kota Moscow pada tanggal 10 November.

LinkedIn mengonfirmasi pemblokiran ini pada TechCrunch. 

"Visi LinkedIn adalah menciptakan kesempatan ekonomi pada semua pekerja di dunia. Kami mulai mendengar bahwa para pengguna kami di Rusia tidak lagi dapat mengakses LinkedIn," kata juru bicara LinkedIn.

"Keputusan Roskomnadzor untuk memblokir LinkedIn menghilangkan kesempatan pada jutaan anggota kami di Rusia dan mencegah pelaku bisnis mengembangkan perusahaannya. Kami tetap tertarik untuk bertemu dengan Roskomnadzor dan mendiskusikan tentang menyimpan data secara lokal."

Keputusan pemblokiran ini ditetapkan setelah LinkedIn berusaha bertemu dengan regulator Rusia pada tanggal 11 November untuk bernegoisasi dengan regulator. Namun, tampaknya, pertemuan ini tidak pernah terjadi.

Selain itu, tidak diketahui apa yang LinkedIn ingin capai dengan bertemu dengan regulator Rusia: apakah LinkedIn berusaha untuk meminta waktu ekstra untuk memenuhi persyaratan dari regulator Rusia atau meminta agar situsnya menjadi pengecualian dari peraturan itu.

Masih tidak diketahui mengapa LinkedIn -- yang hanya memiliki 5 juta pengguna di Rusia dari total 467 juta pengguna -- menjadi target pemblokiran regulator Rusia.

Sebagian orang memperkirakan, alasannya adalah karena regulator Rusia ingin menjadikan LinkedIn sebagai peringatan pada situs-situs lain yang lebih besar bahwa mereka serius tentang penyimpanan data di server lokal.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.