Software Kontroversial Klaim Bisa Mengetahui Kepribadian dari Wajah

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 20 Mar 2017 08:51 WIB
startup
Software Kontroversial Klaim Bisa Mengetahui Kepribadian dari Wajah
Faception mengklaim dapat mengetahui kepribadian manusia melalui analisa wajah.

Metrotvnews.com: Startup asal Tel Aviv, Israel, bernama Faception memicu kontroversi dengan mengklaim teknologi karyanya dapat memberitahukan kepribadian manusia yang rumit, hanya dengan menganalisa wajah mereka.

Faception juga mengklaim teknologinya tidak hanya terpaku pada kategori luas seperti introvert atau extrovert. Teknologi ini diklaim mampu mengenali teroris atau pedofilia. Algoritma Faception menganalisa gambar dari seseorang dari berbagai sumber, termasuk foto yang diunggah dan video siaran langsung dari database.

Algoritma ini kemudian akan melakukan encoding pada fitur wajah, termasuk rasio lebar dan tinggi, serta titik utama wajah, seperti sudut mata atau mulut. Teknologi ini juga memanfaatkan ekstraksi fitu otomatis sebagai standar untuk pengenalan wajah dan emosi.

Selain itu, Faception memetakan fitur tersebut ke dalam 15 klasifikasi yang telah dikembangkannya selama tiga tahun terakhir. Kategori tersebut termasuk teroris, pedofilia, penjahat berkerah putih, pemain poker, pemain bingo dan akademisi.

Chief Technology Office Faception, Itzik Wilf menyebut, mereka telah melatih sistem pada fitur wajah umum dari ribuan gambar wajah orang yang tidak dikenal. Software ini hanya menganalisa tampilan fitur wajah, dan mengabaikan hal lain seprti gaya rambut dan perhiasan.

Pada situsnya, Faception juga memanfaatkan teknologinya untuk berbagai bidang, termasuk pemasaran, asuransi dan perekrutan pegawai. Secara keseluruhan, algoritma ini dapat mengklasifikasi orang ke dalam kategori Faception dengan tingkat keberhasilan mencapai 80 persen.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.