Gara-Gara Galaxy Note 7, Samsung Rugi Rp39,2 Triliun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 14 Oct 2016 13:28 WIB
samsunggalaxy note 7
Gara-Gara Galaxy Note 7, Samsung Rugi Rp39,2 Triliun
Penarikan kembali Galaxy Note 7 buat Samsung rugi besar. (AP Photo / Ahn Young-joon, File)

Metrotvnews.com: Samsung berkata, dampak negatif akibat penarikan Galaxy Note 7 akan mencapai USD3 miliar (Rp39,2 triliun) dalam waktu 2 kuartal ke depan. Samsung terpaksa mengakhiri Galaxy Note 7 karena ia rentan terbakar, lapor The Verge.

Samsung mengeluarkan Galaxy Note 7 pengganti setelah mereka menarik jutaan Galaxy Note 7. Namun, beberapa Galaxy Note 7 pengganti masih mengalami masalah yang sama.

Samsung akhirnya memutuskan untuk mengakhiri Galaxy Note 7. Hingga saat ini, Samsung masih belum tahu apa penyebab Galaxy Note 7 terbakar.

"Pada tanggal 11 Oktober, perusahaan telah mengumumkan perkiraan kerugian langsung pada penghasilan kuartal tiga akibat pemberhentian penjualan Galaxy Note 7. Namun, perusahaan memperkirakan, pemberhentian penjualan akan terus memberikan dampak negatif pada keuntungan operasional dalam 2 kuartal ke depan," kata Samsung dalam pernyataan resmi.

"Dampak negatif ini diperkirakan mencapai pertengahan KRW2 juta (Rp28,8 triliun) untuk kuartal 4 2016 dan mecapai KRW1 triliun (Rp11,5 triliun) untuk kuartal 1 2017."

Seperti yang disebutkan oleh ABC News, Samsung telah mengurangi perkiraan keuntungan di kuartal 3 sebesar USD2.6 miliar (Rp34 triliun), nilai yang dapat membuat divisi mobile mereka langsung bangkrut. Namun, Samsung memiliki cukup banyak uang kas dan dukungan dari bisnis lain sehingga mereka masih bisa bertahan setelah penarikan kembali Note 7.

Samsung menyebutkan, mereka memperkirakan akan mendapatkan penghasilan operasional sebesar KRW5.2 triliun (Rp59,9 triliun) di kuartal 3 setelah pemotongan biaya penarikan ulang Galaxy Note 7. Analis berkata, Samsung dapat mendapatkan untung dari bisnis layar dan semikonduktor.

Samsung berkata, mereka akan memanjangkan durasi penjualan 2 smartphone andalannya yang diluncurkan di awal tahun ini, Galaxy S7 dan S7 Edge. Dengan begitu, Samsung ingin menghentikan rumor yang menyebutkan, mereka akan mempercepat rilis Galaxy S8.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.