Facebook Aktifkan Safety Check

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 29 Sep 2018 11:30 WIB
media sosialfacebook
Facebook Aktifkan Safety Check
Facebook aktifkan fitur Safety Check. (Lionel BONAVENTURE / AFP)

Jakarta: Facebook mengaktifkan Safety Check atau Pemeriksaan Keselamatan pada 28 September pukul 17.34 WIB setelah terjadi gempa bumi di Palu dan Doggala, Sulawesi Tengah. Saat ini, Facebook menyebutkan, telah ada 250 permintaan bantuan dari Community Help. 

Fitur Safety Check pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2014. Facebook terinspirasi untuk membuat fitur ini dari cara orang-orang menggunakan media sosial untuk memastikan keadaan teman dan keluarga setelah terjadi gempa bumi dan tsunami di Tohoku pada 2011. 

Facebook akan mengaktifkan fitur Safety Check baik dalam bencana alam atau musibah lainnya, seperti penembakan massal atau pengeboman.

Sebelum ini, Facebook telah mengaktifkan fitur ini setelah terjadi gempa di Nepal pada Mei 2015, badai Patricia pada Oktober 2015 dan serangan di Paris pada November 2015.

Di Indonesia, Facebook pernah mengaktifkan fitur Pemeriksaan Keselamatan pada Mei di Surabaya. Biasanya, fitur Safety Check akan muncul dengan sendirinya ketika Anda sedang berada di kawasan yang terkena bencana alam atau kejadian berbahaya lainnya.

Selain itu, Facebook juga akan memberikan notifikasi Safety Check pada orang-orang yang alamatnya berada di tempat kejadian.

Jadi, meskipun Anda tidak berada di suatu kota ketika terjadi bencana, tapi kota itu merupakan tempat tinggal Anda, maka ANda akan mendapatkan notifikasi Safety Check. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.