Dua Operator AS Bakal Merger?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 28 Apr 2018 12:31 WIB
telekomunikasi
Dua Operator AS Bakal Merger?
Ilustrasi.

Jakarta: Diskusi untuk membahas potensi merger antara dua operator Amerika Serikat -- T-Mobile dan Sprint -- telah berkembang pesat, menurut orang-orang yang tahu tentang pembahasn tersebut. Kedua belah pihak berharap, merger ini akan bisa diselesaikan pada minggu depan. 

Jika operator terbesar ketiga dan keempat AS ini memang bergabung menjadi satu perusahaan, maka mereka akan menjadi pesaing tangguh untuk Verizon dan AT&T. Perjanjian ini telah lama diharapkan terjadi oleh SoftBank -- pemegang saham Sprint -- dan Deutsche Telekom, pemegang saham T-Mobile. 

Financial Times melaporkan, diskusi terbaru ini fokus pada bagaimana SoftBank, yang berada di bawah tekanan untuk memulihkan Sprint, dan Deutsche Telekom akan memanfaatkan kendali voting mereka, menurut dua orang yang tahu tentang diskusi tersebut. 

Namun, para narasumber menyebutkan, rencana merger ini masih bisa berujung dengan kegagalan, mengingat keduanya belum menyetujui apapun.

Tahun lalu, SoftBank mendadak menghentikan pembahasan dengan Deutsche Telekom terkait merger karena keduanya tidak bisa setuju terkait kendali manajemen dan nilai dari Sprint. 

Sebagian analis menganggap, perjanjian antara T-Mobile dan Sprint merupakan langkah penting bagi para opeartor AS untuk mempersiapkan diri menghadapi investasi besar yang akan mereka kucurkan untuk mempersiapkan jaringan 5G. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.