Oona TV Tawarkan Konten dengan Iklan Berhadiah

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 19 Sep 2018 19:21 WIB
telkom
Oona TV Tawarkan Konten dengan Iklan Berhadiah
Metranet meluncurkan aplikasi penyedia tayangan televisi dan konten video-on-demand tanpa berlangganan.

Jakarta: Metranet, anak perusahaan Telkom Grup, meluncurkan aplikasi mobile penyedia konten tanpa berlanggan, bertajuk Oona TV. Aplikasi ini bertujuan memberikan kemudahan menikmati tayangan televisi untuk masyarakat Indonesia.

"Aplikasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama generasi milenial, akan hiburan serta informasi aktual yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun secara mudah dan praktis. Platform ini unik karena memungkinkan menikmati layanan TV yang berkualitas secara gratis," ujar Chief Executive Office Metranet Widi Nugroho.

Tanpa perlu berlangganan, Oona TV menawarkan pengalaman menikmati konten televisi berbeda, berupa pemberian hadiah atau disebut dengan nama T-Coin pada pengguna yang mengklik dan menyaksikan iklan yang muncul saat tayangan televisi berlangsung.

Pengguna dapat menukarkan T-Coin tersebut dengan potongan harga di sejumlah merchant mitra Oona saat membeli produk. Widi menyebut sistem pemberian hadiah ini menjadi pembeda utamanya dari layanan sejenis yang telah lebih dulu tersedia di pasar.

Metranet juga optimis kehadiran Oona TV dapat menjadi jawaban untuk dunia usaha, sebab memberikan medium untuk mempromosikan produk mereka secara lebih efektif dan tepat sasaran. Optimisme Metranet tersebut berkat dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI) pada platform karyanya ini.

Teknologi AI tersebut dihadirkan Oona TV melalui chatbot bernama Siskabot, bertugas untuk berinteraksi dan membahas tayangan televisi sesuai kategori kesukaan pengguna.

Tidak hanya tayangan televisi lokal, Oona TV juga menawarkan tayangan televisi mancanegara, dan konten Video-on-demant (VOD).

Metranet juga menyebut platform layanannya ini mengusung metode bisnis economy sharing, dan berbagi pendapatan ke mitra.

Sementara itu, Oona TV telah tersedia di Google Play Store sejak dua bulan lalu, dan diklaim telah diunduh sebanyak satu juta kali dan 75 persen penggunanya merupakan pengguna aktif bulanan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.