Hikvision Ingin Gabungkan CCTV dengan AI dan Big Data

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 23 May 2018 19:56 WIB
teknologi
Hikvision Ingin Gabungkan CCTV dengan AI dan Big Data
Michael Chen, Country Product Manager Hikvision Indonesia. (Medcom.id)

Jakarta: Sebagai penyedia solusi Safe City dan pengawasan menggunakan CCTV, Hikvision menyebutkan bahwa mereka juga ingin menggabungkan CCTV dengan berbagai teknologi lain -- seperti big data dan kecerdasan buatan (AI) -- untuk membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. 

"Di Indonesia, kita sedang mencari cara untuk membut hidup masyarakat menjadi lebih baik, seperti bagaimana cara mengatasi kemacaten atau bagaimana kita bisa membantu pemerintah dalam memerangi kriminalitas dan terorisme," kata Michael Chen, Country Product Manager Hikvision Indonesia saat ditemui di Grand Hyatt, Rabu 23 Mei 2018. 

Pria yang akrab dengan panggilan Michael ini kemudian menjelaskan, Hikvision bisa membantu pemerintah atau kepolisian memerangi terorisme dengan membandingkan foto pelaku yang ditangkap melalui kamera CCTV dengan database milik pemerintah.

"Sistem kami juga bisa digunakan untuk membantu pemerintah untuk mencegah terjadinya serangan," kata Michael. 



Michael mengatakan, biasanya, pelaku serangan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum -- seperti kereta atau bus -- untuk berpindah lokasi. Dengan bantuan sistem dari Hikvision, pemerintah bisa mencari pelaku serangan atau kendaraan yang digunakan pelaku.

Dia mengatakan, sistem buatan Hikvision telah digunakan di beberapa kota dan bandar udara di Indonesia. Sayangnya, dia tidak menyebutkan nama kota atau bandara tersebut. 

Hikvision bukanlah satu-satunya penyedia sistem pengenalan wajah pada CCTV, Amazon Web Services juga menawarkan teknologi serupa. Penggunaan teknologi itu membuat sebagian orang khawatir akan privasi mereka. Michael menyadari isu ini.

"Terkadang, privasi adalah isu: bagaimana kita bisa menyeimbangkan antara privasi dan keamanan publik. Berapa banyak privasi yang harus kita korbankan untuk memastikan masyarakat aman."


(MMI)

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu
Review Smartphone

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu

2 weeks Ago

Honor 10 menjadi smartphone flagship pertama Honor yang diboyong ke Indonesia.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.