Pokemon Go

22 April, Pokemon Go Gelar Hari Bumi

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 05 Apr 2018 10:40 WIB
pokemon go
22 April, Pokemon Go Gelar Hari Bumi
Niantic mengumumkan penyelenggaraan Pokemon Go Earth Day pada 22 April mendatang.

Jakarta: Niantic, tim di balik Pokemon Go, mengumumkan menggelar acara pembersihan lokal di seluruh dunia untuk seluruh pemain yang ingin menghadirinya.

Pengembang ini juga bekerja sama dengan Mission Blue untuk meyakinkan pemain Pokemon Go melakukan perubahan pada 22 April.

Sebagai informasi, Mission Blue merupakan organisasi yag terfokus pada perlindungan terhadap lautan.

Jika cukup banyak pemain yang hadir dan berpartisipasi dalam acara pembersihan pada 22 April mendatang tersebut, pemain berkesempatan membuka sejumlah penghargaan yang akan tersedia di seluruh dunia.

Berdasarkan informasi yang beredar, jika acara dihadiri sebanyak 1.500 partisipan, Niantic akan membuka penghargaan peluang menangkap Pokemon tipe Stardust for Grass, Water dan Ground sebanyak dua kali dalam kurun waktu selama 48 jam.

Sementara itu, jika partisipan acara Earth Day tersebut mencapai 3.000 orang, maka Niantic akan menghadirkan peluang untuk menangkap Pokemon tipe Stardust for Grass, Water dan Ground sebanyak tiga kali, dalam kurun waktu selama 48 jam.

Acara Earth Day ini telah dikonfirmasi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Prancis, Belgia, Portugal, Taiwan dan lainnya. Pengguna dapat menemukan lokasi penyelenggaraan acara yang diusung Niantic dan Mission Blue ini di halaman khusus situs Niantic.

Sebelumnya, Niantic memutuskan menyelesaikan tuntutan kekisruhan festival Pokemon Go di Chicago dengan membayar USD1.575.000 (Rp21,7 miliar) kepada para pengunjung festival untuk menggantikan berbagai biaya yang mereka keluarkan, seperti tiket pesawat, biaya hotel, biaya parkir hingga dua hari, biaya sewa mobil, tol dan biaya bensin.

Niantic juga merilis update untuk Pokemon Go dengan meningkatkan kualitas pengalaman teknologi AR pada game, memungkinkan monster Pokemon Go di layar smartphone memperlihatkan tingkah laku yang sesuai dengan objek atau latar yang tertangkap kamera smartphone.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.