Perusahaan Solusi IT Bantu Perangi Perburuan Badak Afrika

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 29 May 2018 08:07 WIB
ciscodimension data
Perusahaan Solusi IT Bantu Perangi Perburuan Badak Afrika
Teknologi kolaborasi Dimension Data dan Cisco yang membuat petugas taman nasional memantau setiap satwa yang dilindungi.

Jakarta: Dimension Data dan Cisco mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan program anti-perburuan bertajuk “Connected Conservation” ke Zambia, Kenya, dan Mozambik.

Langkah ini diambil demi melindungi satwa badak, serta membantu perlawanan terhadap peningkatan perburuan gajah di padang rumput Afrika.

Program pengembangan ini menyusul kesuksesan program perdana yang dilakukan oleh kedua perusahaan dalam menginstal beberapa teknologi tercanggih di dunia ke dalam cagar alam yang bersebelahan dengan Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan.

Disebutkan bahwa sejak teknologi “Connected Conservation” dipasang ke dalam cagar alam pada November 2015, jumlah perburuan badak telah mengalami penurunan hingga mencapai 96 persen. Pada tahun 2017, tidak ada satu pun badak yang diburu dalam cagar alam tersebut.

Teknologi Dimension Data dan Cisco diintergrasikan dengan beberapa perangkat teknologi yang ada di taman satwa ke sebuah ruang kendali untuk unit khusus yang bertugas memantau dan berjaga di dalamnya. Salah satu teknologinya tersbeut ditanamkan ke sebuah kamera pendeteksi panas.

Dimension Data dan Cisco memperbaiki kamera pendeteksi panas yang terpasang di tiang radio yang mampu memberikan batasan yang permanen di garis perimeter.

Kamera-kamera tersebut dapat memindai gerbang masuk dan keluar serta diawasi oleh petugas yang berjaga di ruangan kontrol.

Kemudian menyediakan CCTV yang memiliki kemampuan analisis akan dipasang untuk menciptakan gambaran virtual yang secara otomatis mendeteksi pergerakan di kawasan taman satwa atau taman nasional.

Ditambah nantinya petugas taman nasional dapat melakukan analisa terhadap data dan membuat pola dari sebuah pergerakan, juga sebagai penanda terhadap operator ketika menemukan aktivitas yang melewati batas pada saat malam hari.

Selanjutnya, menyediakan fasilitas Wi-Fi luar ruang yang dipasang pada tiang-tiang radio sehingga perangkat dan kamera pendeteksi panas yang digunakan para penjaga dan tim keamanan dapat dilihat dan dibagikan langsung, serta petugas dilapangan dapat langsung terkoneksi dan berkomunikasi tanpa terganggu oleh para pemburu.

“Permasalahan yang dihadapi dari program inisiatif reaktif adalah ketika penjaga cagar alam telah tiba di lokasi, satwa tersebut sudah terbunuh dan cula badak atau gading gajahnya sudah dicuri," beber Head of Group Executive Dimension Data Bruce Watson.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.