Siswa SMA Gunakan Metode Phishing untuk Ubah Nilai

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 15 May 2018 19:05 WIB
cyber security
Siswa SMA Gunakan Metode Phishing untuk Ubah Nilai
Ilustrasi. (GETTY IMAGES)

Jakarta: Metode serangan phishing tidak hanya digunakan dalam serangan siber besar, tapi juga serangan siber dengan skala lebih kecil.

Seorang murid di Ygnacio Valley High School, California, Amerika Serikat menggunakan metode phishing untuk mengakses sistem komputer sekolah dan mengubah nilai dari beberapa murid. Dia ditangkap pada minggu lalu. 

Murid bernama David Rotaro ini membuat situs palsu yang terlihat sama persis dengan situs asli milik sekolahnya. Dia lalu mengirimkan email pada para guru dengan tujuan mendorong mereka untuk mengakses akun mereka di situs palsunya.

Menurut laporan Engadget, ada setidaknya satu guru yang tertipu dan memasukkan informasi login dan password mereka.  Rotaro lalu dilaporkan menggunakan informasi itu untuk mengakses jaringan Mount Diable Unified School District IT dan mengubah nilai dari beberapa murid.

Dikabarkan, dia juga menurunkan nilai dari beberapa siswa. Ada beberapa laporan yang menyebutkan bahwa dia juga mengubah nilainya sendiri, meski ada laporan lain yang menyebutkan dia hanya mengubah nilai murid lain. 

"Kami percaya, nilai dari 10 sampai 15 murid diubah, tapi kami masih melakukan penyelidikan," kata Sersan Carl Cruz pada KTVU.

Pihak polisi mendapatkan izin untuk mencari alamat IP terkait dengan email phishing, yang menuntun mereka ke rumah Rotaro. Di sana, anjing polisi menemukan sebuah USB yang disembunyikan di dalam kotak tisu. 

Rotaro telah diskors dan menunggu tanggal dia diadili. Dia telah meminta maaf. Kepada KPIX, dia berkata bahwa dia ingin bekerja di bidang IT di masa depan.

Ini bukanlah kali pertama seorang murid melakukan serangan siber untuk masuk ke sistem komputer sekolahnya. Rotaro mengatakan, salah satu alasan dia melakukan peretasan ini adalah karena dia ingin menunjukkan lemahnya keamanan sistem komputer sekolahnya.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

4 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.