Kolaborasi SAP dan Accenture Perkuat Sistem Pasokan Rantai Digital

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 08 Apr 2018 07:06 WIB
sapcorporate
Kolaborasi SAP dan Accenture Perkuat Sistem Pasokan Rantai Digital
Ilustrasi.

Jakarta: Perusahaan software aplikasi enterprise SAP mengumumkan kolaborasi terbarunya dengan Accenture untuk mematangkan platform SAP S/4HANA memperkuat sistem supply chain digital.

SAP dan Accenture berencana  berinovasi, mengembangkan, dan menguasai pasar dengan extended planning solutions (solusi perencanaan tambahan) pada SAP S/4HANA bagi industri manufaktur.

Kerja sama ini berfokus mengembangkan kemampuan SAP S/4HANA dan membantu pelanggan memaksimalkan tingkat ROI (return on investment) mereka melalui teknologi supply chain digital yang lebih responsif dan mampu menyajikan informasi secara real-time.

Fitur tambahan SAP S/4HANA ini akan membantu memungkinkan supply chain digital dengan meningkatkan perputaran materi dan menurunkan biaya. Solusi hasil kerja sama SAP dan Accenture ini akan menyempurnakan kemampuan perencanaan Demand Driven MRP dan fungsi perencanaan ketentuan materi prediktif (predictive materials requirements planning) di dalam SAP S/4HANA.

Hal ini akan memberikan simulasi cepat dan simpel dalam menyajikan analisis dan prediksi canggih seputar kapasitas, permintaan komponen untuk negosiasi selanjutnya dengan para supplier, perubahan engineering, dan evaluasi dampak dari perubahan demand maupun supply.

Solusi ini akan menjadi bagian dari portofolio SAP dalam hal supply chain dan perencanaan digital.

Nantinya tim profesional Accenture akan membantu mewujudkan pelaksanaan terbaik, analisis kasus bisnis, dan penerapan kemampuan tambahan untuk mempercepat adopsi Demand Driven MRP pelanggan di dalam lingkup manajemen supply chain.

"Berkolaborasi bersama Accenture, kami berencana menawarkan kemampuan perencanaan tambahan baru yang menarik kepada para pelanggan, seraya mendukung visibilitas dan tingkat keresponsifan rantai suplai secara real-time," ungkap Vice President Senior Digital Supply Chain dan IoT SAP Hans Thalbauer.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.