Microsoft Bawa Whiteboard ke iOS

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 13 Jul 2018 16:56 WIB
microsoft
Microsoft Bawa Whiteboard ke iOS
Aplikasi Microsoft Whiteboard kini telah dapat digunakan pada perangkat bersistem operasi Windows 10.

Jakarta: Aplikasi Whiteboard karya Microsoft kini telah dirilis di Windows 10 dan segera tersedia di perangkat iOS dan situs. Aplikasi ini disebut sebagai alat yang sesuai untuk tim kreatif di suatu proyek.

Alat ini diklaim memungkinkan mereka menyimpan ide dengan lebih rapi. Aplikasi Whiteboard berfungsi serupa kanvas digital kosong, mendukung kemampuan menulis dengan tinta, keyboard serta tulisan tangan, sehingga pengguna dapat mencatat atau menggambar pada papan.

Selain itu, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan dan memproses gambar, serta didukung kemampuan mengenali bentuk dan sebagainya. Whiteboard juga memungkinkan anggota tim untuk menambahkan kanvas ke masing-masing individu dari jarak jauh.

Hal ini diklaim mampu menawarkan mobilitas maksimal ke setiap anggota yang terlibat pada proyek ini. Selain itu setelah proyek selesai, aplikasi akan memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan membagikannya melalui cloud Microsoft.

Telah tersedia untuk perangkat Windows 10, Microsoft juga mengumumkan bahwa pengguna perangkat iOS akan segera dapat menikmati aplikasi ini. Fitur kolaborasi pada aplikasi Whiteboard juga dapat diakses melalui Office 365 milik konsumen komersial dan pemilik akun Microsoft personal.

Sebelumnya, beredar teaser via akun Twitter Surface resmi mengindikasikan bahwa pesaing iPad ini akan diumumkan pada 11 Juli 2018 lalu. Tablet ini dilaporkan mengusung layar berukuran 10 inci, bersudut membulat, dan prosesor Intel Pentium.

Sementara itu, penggemar perangkat Microsoft turut membuat petisi berjudul "Tunjukan pada Microsoft tingginya permintaan akan Surface Phone atau Andromeda", guna mendorong Microsoft untuk tetap mengembangkan Surface Phone.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.