Aminoji di iPhone Bikin Emoji Lebih Hidup

Ellavie Ichlasa Amalia, Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 13 Sep 2017 10:24 WIB
apple
Aminoji di iPhone Bikin Emoji Lebih Hidup
Apple mengumumkan fitur konsep bernama Animoji, memanfaatkan sensor untuk mendeteksi ekspresi wajah dan mengubahnya menjadi emoji animasi.

Metrotvnews.com: Apple mengumumkan fitur unik yang hanya tersedia pada ponsel cerdas terbarunya, yaitu iPhone X. Fitur unik ini berkemampuan untuk mendeteksi wajah pengguna dan mengubah ekspresi yang pengguna tampilkan menjadi emoji yang dapat dikirimkan kepada rekan.

Fitur ini merupakan konsep yang disebut Apple sebagai Animoji, dan akan menyapa pengguna melalui sistem operasi mobile terbarunya, yaitu iOS 11. Pengguna akan dapat mengakses iOS 11 pada 19 September mendatang, namun iPhone X akan menjadi perangkat pertama yang dapat menikmati efek lengkap dari Animoji.

Hal tersebut dimungkinkan sebab iPhone X dibekali dengan sejumlah sensor yang mendampingi kamera depan, sebagai komponen pendukung fitur otentifikasi wajah karya Apple yaitu Face ID. Sistem Face ID akan dapat berfungsi dengan Apple Pay dan aplikasi lain, serta berkemampuan untuk beradaptasi dari waktu ke waktu.

Sistem tersebut menggunakan kamera TrueDepth pada iPhone X dan berfungsi dengan dukungan "jaringan neural terspesialisasi". Namun Apple hanya akan menggunakan hardware tersebut untuk membuat wajah emoji serupa dengan wajah pengguna.

Bagaimana cara menggunakan animoji? Menurut Engadget, pengguna cukup memilih sebuah emoji dari daftar yang cukup banyak dan aplikasi Animoji akan memetakan ekspresi dari mata, mulut dan pipi Anda ke dalam emoji yang sudah terpilih. 

Setelah Anda memilih sebuah animoji, kamera akan memetakan gambar dari, misalnya seekor panda atau unicorn, ke wajah Anda. Begitu Anda selesai merekam video pendek dari omongan Anda, maka aplikasi akan secara otomatis membuat animasinya ke karakter yang telah Anda pilih. Anda kemudian bisa mengirim animoji sebagai video atau stiker via iMessage.

Animoji akan merekamnya sebagai video berulang yang dapat dikirimkan melalui aplikasi Messages milik iPhone, dan pada platform pesan instan lainnya. Mengakses panel Animoji pada Messages memungkinkan sistem segera melacak wajah pengguna.

Apple juga menyebut fitur ini merupakan hasil kerja sama dengan Snapchat, dan menyuguhkan demo pada panggung acara yang dihelat Apple menampilkan cara kerja pelacakan wajah pada fitur tersebut, pada aplikasi Snapchat. Kerja sama ini dinilai tidak hanya menguntungkan bagi Apple, juga bagi Snapchat.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

15 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.