Kominfo Bantu Telkom Amankan Slot Satelit

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 30 Aug 2017 15:56 WIB
kominfosatelittelkom
Kominfo Bantu Telkom Amankan Slot Satelit
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengumumkan bahwa pemerintah siap membantu Telkom mengamankan slot satelit yang secara fisik kini berada dalam keadaan kosong setelah anomali Telkom-1. 

"Pemerintah akan membantu Telkom untuk mengamankan slot-nya, karena ada proses administrasi dengan ITU agar slot tersebut aman digunakan indonesia, khususnya Telkom. Karena Telkom akan meluncurkan satelit pengganti tahun depan," ujar Rudiantara saat ditemui di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu (30/8/2017). 

Rudiantara menyebutkan, pada umumnya, ketika slot satelit kosong, slot tersebut tidak boleh dibiarkan kosong. "Dalam waktu kurang dari 3 tahun, harus sudah ada rencana untuk meluncurkan satelit baru," katanya. Telkom sendiri berencana meluncurkan satelit yang saat ini dinamai Telkom-4 tahun depan. Namun, Rudiantara ingin memastikan bahwa slot yang tadinya diisi oleh Telkom-1 tetap dapat digunakan oleh Indonesia.

"Memang jadwal semula, satelit baru diluncurkan tahun depan. Karena ada kejadian ini, satelit yang baru belum sementara satelit yang skrg (Telkom-1) sudah tidak berfungsi. Kekosongan ini jangan sampai ada yang memanfaatkan," ujarnya.

Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga menyambut niat baik pemerintah. Dia menyebutkan, secara fisik, status Telkom-1 memang kosong. Namun, secara administratif, slot Telkom-1 masih berada atas nama negara Indonesia. Karena itulah, ujarnya, proses administratif dengan ITU harus diurus. 

Rudiantara optimistis proses administrasi dengan ITU ini akan berjalan dengan mulus. Alex memperkirakan, mengurus administrasi dengan ITU tidak memakan biaya, kecuali biaya perjalanan untuk pergi ke markas ITU yang terletak di Swiss. 

ITU (International Telecommunication Union) adalah badan di bawah PBB yang khusus mengatur maslaah teknologi informasi dan komunikasi, termasuk pengaturan slot satelit.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.