Telkomsel Gandeng BlackBerry Pasang Solusi Keamanan Korporat

Mohammad Mamduh    •    Rabu, 27 Sep 2017 12:00 WIB
telkomselcorporate
Telkomsel Gandeng BlackBerry Pasang Solusi Keamanan Korporat
Telkomsel dan Blackberry tawarkan solusi untuk korporasi Indonesia

Metrotvnews.com, Jakarta: Telkomsel mengumumkan kerja sama dengan Blackberry dalam menghadirkan solusi keamanan korporat Enterprise Mobility Suites (EMS).

Dengan EMS, Telkomsel ingin memastikan data, konten dan aplikasi perusahaan dapat diakses menggunakan perangkat apa saja secara aman. Hal ini pada akhirnya akan memungkinkan karyawan perusahaan untuk bekerja secara fleksibel dan lebih produktif. 

Dalam keterangan resminya, Vice President Enterprise Mobile Product Marketing, Arief Pradetya mengatakan, “Dengan semakin banyaknya kejadian cyberattack yang terjadi, ditambah fenomena BYOD/L yang terus meningkat, maka kami melihat kebutuhan korporasi akan keamanan digital di era mobilitas ini menjadi tidak terelakan lagi. Untuk itu kami bermitra dengan BlackBerry yang merupakan Leader di Gartner Magic Quadrant untuk Mobility Management Suites edisi Juni 2017 untuk menghadirkan solusi ini.”

Arief lebih lanjut menjelaskan, saat ini permintaan pasar korporasi untuk keamanan jaringan bergeser dari jaringan komputer ke jaringan endpoint, yang dideskripsikan oleh BlackBerry sebagai Enterprise of Things (EoT).

BlackBerry memenuhi kebutuhan EoT dengan platform BlackBerry Secure-nya, yang diklaim efektif membantu perusahaan dalam mengelola rangkaian endpoint terkoneksi termasuk ponsel, laptop, perangkat dan hal-hal lain yang terhubung.

EMS juga dapat membantu menyederhanakan kompleksitas bisnis tanpa harus mengorbankan sisi keamanan. Dengan adanya jaminan dari sisi keamanan ini, pelanggan dapat fokus kepada pengembangan bisnisnya. 

“EMS memungkinkan pelanggan mengatur endpoint manapun, menjalankan aplikasi, sinkronisasi, dan berbagi file diantara perangkat seluler, sehingga hal ini akan memungkinkan karyawan untuk mengolah berbagai informasi yang sensitif dan rahasia dari manapun dan kapanpun, “ ditegaskan Arief Pradetya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.