Penjualan G6 Tidak Sebaik Harapan LG

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 28 Jul 2017 11:57 WIB
lg
Penjualan G6 Tidak Sebaik Harapan LG
LG G6. (MTVN)

Metrotvnews.com: LG kecewa. Penjualan smartphone unggulannya, G6, tidak sebaik yang mereka harapkan.

Perusahaan asal Korea Selatan itu mengumumkan laporan keuangannya kemarin, mengatakan bahwa kuartal ini adalah waktu yang "menantang" untuk divisi mobile mereka. LG berkata, meskipun divisi tersebut mendapatkan penghasilan USD2.39 miliar (Rp31,8 triliun), mereka justru mengalami kerugian sebesar USD117 juta (Rp1,6 triliun). Itu artinya, divisi mobile LG tidak mengalami pertumbuhan jika dibandingkan dengan tahun lalu. 

Dalam sebuah pernyataan resmi, LG mengatakan, alasan utama divisi mobile mereka merugi adalah karena penjualan smartphone premium buatannya yang tidak sebanyak yang diharapkan dan meningkatnya harga komponen.

CNET melaporkan, dalam dunia smartphone yang sangat kompetitif, LG kurang dapat bersaing dengan para pesaing utamanya, seperti Samsung, Apple dan juga Huawei. LG berharap, jajaran smartphone dari lini Q yang baru saja mereka perkenalkan serta satu smartphone premium baru, diduga V30, akan memperbaiki finansial mereka pada semester dua tahun ini. 

Engadget melaporkan, seperti biasa, divisi mobile LG tertolong berkat divisi-divisi lain. Divisi perangkat rumah LG misalnya, melaporkan keuntungan operasional sebesar KRW466 miliar (Rp5,5 triliun), naik berkat penjualan mesin cuci dan kulkasnya.

Selain itu, bisnis TV LG juga mendapatkan keuntungan sebesar KRW343 miliar (Rp4,1 triliun), karena semakin banyaknya orang yang tertarik untuk membeli TV OLED buatannya yang berharga mahal. Secara keseluruhan, pendapatan operasional LG mencapai KRW664.1 miliar (Rp7,9 triliun) dan penghasilannya naik 3,9 persen menjadi KRW14.6 triliun (Rp173,6 triliun).


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

1 day Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /