Gandeng Qualcomm, Kementerian Perindustrian Serius Awasi Ponsel Impor

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 10 Aug 2017 17:13 WIB
qualcomm
Gandeng Qualcomm, Kementerian Perindustrian Serius Awasi Ponsel Impor
Kementerian Perindustrian dan Qualcomm mengumumkan kerja sama terkait pembangunan pusat data IMEI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perindustrian dan Qualcomm mengumumkan kerja sama terkait pembangunan pusat data nomor indentitas perangkat elektronik komunikasi atau IMEI, hari ini, Kamis (10/8/17), di Gedung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

"Sejak pendaftaran telepon genggam berlaku pada tahun 2013, telah terkumpul ratusan juta data terkait dengan nomor IMEI perangkat komunikasi di Indonesia. Kerja sama ini tidak hanya untuk melawan peredaran perangkat ilegal, juga untuk memajukan industri telekomunikasi di Indonesia," Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan.

Sejak awal tahun 2017, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat sebanyak 40 juta IMEI telah terdaftar. Pembangunan pusat data IMEI tahap awal yang ditargetkan selesai dalam waktu 6 bulan ini dilakukan dengan mengumpulkan, mengelola dan menganalisa data terkait nomor imei pada perangkat.

Melalui kerja sama ini, database yang telah dianalisa dan diolah akan didistribusikan kepada kementerian terkait lainnya, salah satunya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pembangunan pusat data IMEI ponsel ini ditujukan untuk mengendalikan impor perangkat dari negara luar serta mengendalikan produksi dan perakitan ponsel di dalam negeri.

Saat ini, sebanyak 60 juta unit ponsel terjual di Indonesia dalam waktu satu tahun, dan sebanyak 20 persen atau sekitar 12 juta unit dari ponsel tersebut merupakan perangkat ilegal. Hal ini menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 triliun per tahun.

Sementara itu dalam kerja sama ini, Qualcomm mendukung pembangunan pusat data ini dalam hal bantuan terkait teknis, pengalaman dan kemampuan, serta teknologi. Kesediaan Qualcomm dalam mendukung program pemerintah ini disebut karena melihat sektor mobile menjadi salah satu sektor terpenting dalam pertumbuhan infrastruktur dan teknologi di Indonesia.

Selain untuk menanggulangi peredaran perangkat komunikasi ilegal, program ini juga ditujukan untuk melindungi kekayaan intelektual Indonesia, terutama di bidang telekomunikasi. Kemenperin juga menyebut data base IMEI yang telah dikumpulkannya akan ditindaklanjuti oleh Kominfo.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.