Pembunuh Siarkan Adegan Penembakan di Facebook Live

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 17 Apr 2017 14:14 WIB
media sosialfacebook
Pembunuh Siarkan Adegan Penembakan di Facebook Live
Ilustrasi.

Metrotvnews.com: Seorang pria asal Cleveland masih bebas setelah dilaporkan membunuh seseorang dan menyiarkan pembunuhan tersebut dalam Facebook Live.

Dalam video itu, terlihat bagaimana seorang pria yang polisi identifikasi sebagai Steve Stephens, umur 37 tahun, sedang mendekati seorang pria berumur 74 tahun. Stephens meminta sang pria tua itu untuk menyebutkan namanya sebelum menembak kepalanya. 

Video ini merupakan salah satu dari beberapa post Facebook yang Stephens buat pada hari Minggu. Dalam post buatannya, dia mengklaim bahwa dia telah membunuh hingga 15 orang sebagai bagian dari "pembunuhan Hari Paskah", lapor The Verge.

Stephens mengunggah post ke Facebook sambil menyetir di sekitar Cleveland. Diduga, dia sedang mencari korban. Dalam videonya, Stephens berkata bahwa akal sehatnya putus dan dia mengklaim telah membunuh beberapa orang.

Dalam sebuah post yang tampaknya Stephens buat sebelum menembak Robert Goodwin Sr., korbannya yang berumur 74 tahun, dia menulis bahwa dia telah membunuh 13 orang dan sedang mencari korban ke-14. Dalam post lain, dia mengklaim telah membunuh 15 orang. Sejauh ini, polisi telah mengonfirmasi bahwa Stephens telah membunuh satu orang. Namun, dia belum tertangkap.

Facebook telah menghapus video dan akun Stephens. Meskipun begitu, perusahaan media sosial tersebut memerlukan waktu beberapa jam sejak Stephens memulai serangannya pada sekitar pukul 2 malam waktu setempat sebelum dapat menghapus akun Stephens. 

"Ini adalah kejahatan yang mengerikan dan kami tidak mengizinkan konten seperti ini di Facebook," juru bicara Facebook berkata pada BuzzFeed. "Kami akan bekerja keras untuk membuat Facebook sebagai tempat yang aman dan kami akan bekerja sama dengan penegak hukum dalam keadaan darurat ketika ada ancaman langsung pada keselamatan seseorang."

Masih belum diketahui apakah Facebook menghapus akun Stephens atas inisiatif sendiri atau sebagai tanggapan dari permintaan penegak hukum lokal. Selama ini, perusahaan media sosial raksasa tersebut telah mendapatkan kecaman terkait aturan Facebook Live yang memungkinkan hampir semua hal disiarkan secara langsung. 

Goodwin Sr. tampaknya dipilih oleh Stephens secara acak. Pria yang terkadang dilaporkan berumur 74 tahun dan 78 tahun ini disebutkan sebagai orang yang sangat baik oleh anggota keluarganya. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.