Metode Phishing Baru Incar Pelanggan Netflix

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 27 Dec 2018 13:00 WIB
cyber securitynetflix
Metode Phishing Baru Incar Pelanggan Netflix
Ada metode phishing baru, menargetkan pengguna Netflix. (Photo by Lionel BONAVENTURE / AFP)

Jakarta: Ada metode phishing baru yang menargetkan pelanggan Netflix, lapor Komisi Dagang Federal Amerika Serikat (FTC). Para pelanggan Netflix diperingatkan untuk berhati-hati ketika mereka mendapatkan email terkait pembayaran dari layanan video-on-demand tersebut. 

Dalam sebuah blog, FTC menampilkan screenshot yang diambil oleh polisi di Ohio, AS berupa email phishing yang didesain untuk mengambil informasi pribadi korban.

Email itu mengklaim bahwa akun Netflix dari penerima email telah ditangguhkan karena perusahaan "memiliki masalah dengan metode pembayaran Anda yang sekarang".

Korban diminta mengklik tautan untuk memperbarui informasi pembayaran mereka. Metode phishing untuk juga dilengkapi dengan nomor ponsel internasional. 

FTC mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika menerima email yang mencurigakan. Email phishing biasanya memiliki beberapa karakteristik seperti tata bahasa yang buruk dan kesalahan dalam mengeja kata.

Dalam email phishing Netflix ini, kesalahan ada pada kalimat pembuka, yang menggunakan "Hi Dear" dan bukannya nama, lapor Variety



"Keamanan akun pelanggan kami sangat penting bagi kami dan Netflix menggunakan berbagai metode untuk mendeteksi kegiatan penipuan untuk memastikan layanan dan pelanggan kami tetap aman," kata juru bicara Netflix.

"Sayangnya, penipuan adalah hal yang biasa terjadi di internet dan menargetkan merek terkenal seperti Netflix dan perusahaan lain yang memiliki jumlah pengguna besar untuk mendorong pengguna memberikan informasi pribadi."

Metode phishing ini bukanlah hal yang aneh. Sebelum ini, para penipu juga telah mengirimkan email verifikasi, mengaku sebagai perusahaan besar seperti Apple, Facebook, Google, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk mencuri informasi pribadi. 

FTC mendorong pengguna Netflix yang mendapatkan email penipuan ini untuk tidak mengklik tautan yang ada dan segera menghubungi Netflix. Jika korban mengklik tautan, maka perangkat mereka akan terinfeksi oleh malware


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.