LINE Gaet Tencent untuk Pembayaran Mobile

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 27 Nov 2018 15:24 WIB
line
LINE Gaet Tencent untuk Pembayaran Mobile
LINE bekerja sama dengan Tencent untuk menyediakan pembayaran mobile untuk turis Tiongkok.

Jakarta: Tencent akan bekerja sama dengan LINE untuk menyediakan layanan pembayaran mobile bagi penjual kecil Jepang yang ingin menarik turis Tiongkok membeli produknya.

Kerja sama ini akan menawarkan layanan serupa dengan layanan dari Yahoo Japan dan Softbank Group, yang belum lama ini bekerja sama dengan Alibaba Group Holdings.

Perusahaan-perusahaan Jepang mengajak kerja sama perusahaan Tiongkok dengan harapan untuk memanfaatkan banyaknya pengguna mereka untuk memperluas jaringan mereka sendiri.

LINE akan meminjamkan terminal yang kompatibel dengan WeChat Pay pada pertengahan Desember pada restoran dan toko kecil dan menengah yang belum menggunakan LINE Pay.

Sementara layanan pembayaran mobile akan mulai bisa digunakan pada tahun depan, lapor Nikkei Asian Review.

Dengan layanan ini, penjaga toko akan harus memasukkan total nilai transaksi ke terminal yang akan menampilkan kode QR. Pelanggan kemudian akan memindai kode tersebut menggunakan smartphone untuk membayar via layanan pembayaran yang disediakan oleh LINE atau Tencent.

Biaya pemprosesan pembayaran akan dihilangkan hingga Juli 2021 bagi toko-toko yang memperkenalkan pembayaran ini kepada lebih banyak pengguna.

LINE berkata, mereka melakukan ini untuk meningkatkan efisiensi dan juga membantu toko kecil yang kesulitan untuk mendapatkan untung dari banyaknya turis Tiongkok yang datang. Tahun lalu, sekitar 7,35 juta orang Tiongkok datang ke Jepang.

Angka ini tiga kali lipat dari angka turis pada tiga tahun sebelumnya. Layanan pembayaran mobile juga bisa menarik para turis Tiongkok, yang sudah terbiasa untuk membayar menggunakan ponsel mereka.

Bisnis pembayaran cashless kini menjadi semakin ramai seiring dengan masuknya para pemain dari berbagai industri, termasuk penjual online Amazon dan Rakuten serta operator NTT Docomo.

Strategi LINE untuk bekerja sama dengan perusahaan Tiongkok mirip dengan strategi Yahoo dan SofBank, yang meluncurkan layanan PayPay mobile pada musim gugur tahun ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.