Incredible Intelligence 2018

ASUS Bawa Jajaran Produk Anyar ke Incredible Intelligence 2018

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 25 Oct 2018 21:25 WIB
teknologiasushardware
ASUS Bawa Jajaran Produk Anyar ke Incredible Intelligence 2018
Acara ASUS Incredible Intelligence 2018

Jakarta: ASUS resmi menggelar eksibisi Incredible Intelligence 2018 di Kuala Lumpur, 24-26 Oktober. Ini merupakan salah satu agenda tahunan ASUS dalam memamerkan jajaran produk teranyar untuk industri PC di pasar Asia Tenggara.

Tidak ada smartphone dan tablet, jajaran produk yang dipamerkan untuk para pelaku bisnis dan perorangan yang berkutat dengan komputer sehari-hari.

ASUS membagi jajaran produk mereka berdasarkan target pasar. Untuk lini bisnis, mereka memamerkan jajaran monitor dan PC untuk profesional yang memerlukan warna dan performa secara akurat.

Untuk kategori ini, ASUS menekankan monitor ProArt PA34VC, yang menyediakan kemampuan menyimpan preset warna langsung ke dalam memori monitor. Ada juga PC bertenaga dengan desain menarik ProArt PA90, yang sudah memakai prosesor Intel Core i9 dan NVIDIA Quadro.

Beralih ke segmen B2B, ASUS memamerkan Zenbo Junior, penerus Zenbo yang punya ukuran lebih kecil. ASUS menambahkan sejumlah kemampuan seperti mengenali suara dan wajah.

Zenbo Junior juga memiliki manajemen konsol dan Zenbo Labs, demi menciptakan dan melaksanakan perintah berdasarkan kebutuhan industri yang spesifik. Selain manufaktur, ASUS Zenbo Junior juga cocok untuk sektor pendidikan.

Dalam Incredible Intelligence 2018, ASUS juga memperlihatkan jajaran produk jaringan. Mereka juga menyatakan ikut rterjun ke segmen Mesh Wi-Fi lewat Lyra Trio. Ada juga router berpadu Mesh Wi-Fi AiMesh AX6100.

Perangkat ini bisa menghilangkan lubang jaringan (blank spot) di rumah konsumen, dan memudahkan transisi sambungan Wi-Fi perangkat saat berpindah tempat.

Beralih ke segmen gaming, ASUS memamerkan motherboard, VGA, monitor, dan perangkat gaming lainnya. ASUS juga menampilkan jajaran motherboard Intel Z390 yang masuk dalam rumpun ROG dan TUF.

Terkait peripheral, ASUS memamerkan ROG Delta, yang sudah Medcom.id ulas. Mereka juga menampilkan satu fitur baru bernama AI Overclocking, yang makin memudahkan pengguna ketika melakukan overclocking.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.