Samsung Tuntut Brand Ambassador Sendiri, Kenapa?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 26 Oct 2018 14:53 WIB
iphonesamsung
Samsung Tuntut Brand Ambassador Sendiri, Kenapa?
Ksenia Sobchak dituntut oleh Samsung.

Jakarta: Beberapa perusahaan smartphone rela membayar seorang selebritas untuk menjadi brand ambassador dari produknya. Samsung adalah salah satunya. Namun, terkadang, selebritas yang dibayar untuk menggunakan produk Samsung justru ketahuan menggunakan iPhone. 

Muak dengan hal itu, Samsung kini siap menuntut brand ambassador-nya di Rusia yang tertangkap menggunakan iPhone, menurut laporan The Mirror. Dikabarkan, denda yang akan dikenakan mencapai RUB108 juta atau sekitar Rp25 miliar.

Ialah Ksenia Sobchak, wartawan, politikus, dan bintang reality show di Rusia. Wanita yang disebut "anak baptis" Presiden Rusia Vladimir Putin ini merupakan brand ambassador Samsung di Rusia.

Dia memang dibayar untuk menggunakan produk Samsung secara eksklusif ketika dia muncul di hadapan masyarakat. Namun, belum lama ini, dia tertangkap tengah menggunakan iPhone. Kemungkinan, dia menggunakan iPhone X meski itu belum pasti. 

Sobchak mencoba menyembunyikan logo Apple dengan jarinya. Dia lalu menggunakan selembar kertas untuk menyembunyikan iPhone miliknya.

Ini bukan kali pertama Sobchak tertangkap basah menggunakan ponsel buatan pesaing Samsung. Sebelum ini, dia juga pernah terlihat menggunakan iPhone. 

AppleInsider memperkirakan, penalti sebesar Rp25 miliar ini memiliki nilai lebih besar dari jumlah yang Samsung bayarkan pada Sobchak, yang menunjukkan keseriusan Samsung. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.