Apple Rekrut Manajer Desain Tesla dan Microsoft

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 18 Dec 2018 11:03 WIB
apple
Apple Rekrut Manajer Desain Tesla dan Microsoft
Apple rekrut pekerja Tesla. (AFP PHOTO / Josh Edelson)

Jakarta: Apple baru saja mempekerjakan Andew Kim, yang pernah bekerja di Tesla dan Microsoft, sebagai bagian dari tim desain.

Kim menangkap perhatian banyak orang ketika dia membuat device stand untuk perangkat iOS pada 2011. Pada 2012, dia kembali menarik perhatian banyak orang karena dia merombak bahasa desain Microsoft meski ketika itu dia belum bekerja untuk Microsoft.

Setelah itu, Kim bergabung dengan Microsoft. DIa membantu perusahaan software itu untuk mendesain antarmuka Windows 10 serta HoloLens dan Xbox One S, ungkapnya dalam profil LinkedIn miliknya. Dia lalu memutuskan untuk bekerja di Tesla, lapor Engadget.

Sebagai Senior Design Manager, Kim berkata bahwa dia turun tangan dalam pengembangan Model 3, S, X, Y, dan juga Roadster V20 serta Semi.

Belum lama ini, Chief Vehicle Engineer Tesla juga memutuskan untuk kembali bekerja ke Apple. Keputusan Apple untuk mempekerjakan Kim dan merekrut beberapa pekerja Tesla memunculkan dugaan bahwa Apple kembali mencoba untuk mengembangkan mobil buatannya sendiri. Mengingat luasnya pengalaman Kim, masih belum diketahui apa tugasnya di Apple.

Menurut The Verge, Apple telah lama dikabarkan memiliki ketertarikan untuk membuat mobil otonom.

Namun, mereka dikabarkan menghentikan tim yang mengembangkan hardware mobil pada 2016. Alasannya karena mereka ingin fokus pada pengembangan software mobil otonom. Mereka kemudian akan bekerja sama dengan perusahaan pembuat mobil untuk menanamkan software itu.

Sejak saat itu, tes mobil otonom Apple biasanya hanya berupa pemasangan hardware sistem mobil otonom pada mobil biasa.

CEO Apple Tim Cook belum lama ini mengatakan bahwa ambisi Apple tidak terbatas pada mobil. Dia mengatakan bahwa "sistem otonom" merupakan fokus dari proyek machine learning mereka. Ini akan menguntungkan semua lini produk Apple.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.