Kredivo Dapat Penghargaan Kategori Startup Fintech

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 28 Nov 2018 12:16 WIB
Kredivo
Kredivo Dapat Penghargaan Kategori Startup Fintech
(kiri-kanan) COO and Co-founder FinAccel Umang Rustagi, CTO and Co-founder FinAccel Alie Tan, dan CEO and Co-founder FinAccel Akshay Garg.

Jakarta: Kredivo menyatakan bahwa mereka baru saja mendapatkan penghargaan tingkat global dan regional.

Kredivo termasuk dalam daftar Global Top 100 startup fintech yang dirilis oleh firma auditor KPMG dan firma H2 Ventures dan menjadi startup regional nomor satu kategori Usaha Kecil dan Menengah pada Singapore Fintech Festival.

Dijelaskan bahwa daftar Global Top 100 yang diumumkan KPMG dan H2 Ventures ini menyoroti 100 perusahaan-perusahaan teknologi finansial yang paling inovatif di seluruh dunia.

Kredivo terpilih sebagai satu satunya perusahaan penyedia pinjaman asal Asia Tenggara yang masuk dalam datar tersebut. Sementara Singapore Fintech Festival sebagai tempat startup fintech yang telah terbukti memberikan dampak dari layanannya.

Pada Singapore Fintech Festival penyelenggaraannya dilakukan bersama Otoritas Moneter Singapura (MAS) serta firma audit multinasional PwC yang ikut serta menjadi juri dalam penyeleksian yang ketat.

Kredivo diberikan penghargaan sebagai startup nomor stau di Asia Tenggara dalam kategori Usaha Kecil dan Menengah. Mereka dinilai memiliki kualitas layanan dan dampak dalam memberikan akses kepada jutaan milenial Indonesia.

"Akses terhadap kredit merupakan persoalan besar bagi milenial Indonesia, dan kami menjawabnya melalui kemudahan, transparansi, dan fairness," ungkap Co-founder Kredivo dan CEO FinAccel, Akshay Garg, induk dari Kredivo.

Kredivo menyebutkan bahwa selama 2,5 tahun berdiri mereka telah berkembang menjadi sistem pembayaran e-commcerce dengan pertumbuhan paling pesat di Indonesia dan telah menggandeng 10 e-commerce terbesar di Indonesia.

Selain itu prestasi lain Kredivo adalah dalam kurun waktu satu tahun saja jumlah pengguna Kredivo meningkat lebih dari dua kali lipat.

Diklaim juga bahwa pencairan pinjaman bulanan melonjak lebih dari tiga kali lipat bersamaan dengan angka kredit macet (NPL) yang setara dengan bank papan atas.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.