Pesan Pribadi Pengguna Facebook Dijual

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 03 Nov 2018 13:34 WIB
media sosialfacebookcyber security
Pesan Pribadi Pengguna Facebook Dijual
Pesan pribadi pengguna Facebook dicuri. (Lionel Bonaventure / AFP)

Jakarta: Isi pesan pribadi dari setidaknya 81 ribu akun Facebook dijual secara online. Peretasan ini pertama kali ditemukan pada September setelah salah satu dari hacker yang melakukan serangan ini mengiklankan data yang mereka curi di forum online.

Pesan pribadi para pengguna Facebook didapatkan setelah mereka mengunduh ekstensi browser jahat yang akan menyalin semua informasi dari akun mereka.

Para hacker ini kemudian menjual akses ke informasi pesan itu seharga USD0,1 (Rp1.500) per akun. Grup itu mengatakan bahwa database mereka "terdiri dari 120 juta akun". Namun, angka ini tidak bisa dikonfirmasi oleh para ahli keamanan siber, menurut laporan The Verge

"Kami telah menghubungi para pembuat peramban untuk memastikan bahwa ekstensi jahat tidak lagi bisa diunduh di toko aplikasi mereka," kata Eksekutif Facebook, Guy Rosen.

Setelah tahu tentang serangan ini, Facebook menghubungi pihak berwajib untuk menghapus informasi yang tercuri dari forum online tempat konten itu diunggah. 

Kebanyakan pesan yang dicuri berasal dari akun dari Rusia dan Ukraina. Namun, ada juga akun dari pengguna di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara lain.

BBC menghubungi pengguna Rusia yang pesan pribadinya dicuri. Para pengguna mengatakan bahwa salah satu konten yang tercuri adalah foto-foto dari konser Depeche Mode. 

Ini bukan kali pertama Facebook menjadi korban serangan siber besar dalam waktu beberapa bulan. Pada September, Facebook mengumumkan bahwa hacker berhasil mendapatkan data pribadi dari 29 juta pengguna karena adanya celah keamanan pada fitur "view as". 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.