CES 2019

4 Speaker Ringkas Anyar Sony Sudah Tahan-Air

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 09 Jan 2019 11:36 WIB
sonyces 2019
4 Speaker Ringkas Anyar Sony Sudah Tahan-Air
Sony memamerkan sejumlah speaker cerdas terbarunya, salah satunya menyerupai lampu lentera.

Las Vegas: Pada ajang CES 2019 yang tengah berlangsung, Sony memperkenalkan empat speaker nirkabel portabel terbarunya. Ketiga speaker ini merupakan anggota terbaru dari seri Extra Bass dan salah satunya hadir dengan desain serupa lentera.

Dari rangkaian speaker cerdas nirkabel yang diperkenalkan Sony, SRS-XB12 Bluetooth Speaker menjadi perangkat dengan ukuran terkecil.

SRS-XB12 Bluetooth Speaker dibekali dengan satu driver speaker menghadap belakang, didukung oleh radiator pasif untuk meningkatkan output bass.

Menghubungkan beberapa speaker ini akan memungkinkan pengguna menikmati suguhan suara stereo. Selain komponen pendukung audio, SRS-XB12 Bluetooth Speaker juga memiliki sertifikasi tahan air IP67 dan dengan baterai yang diklaim mampu bertahan selama 16 jam dalam satu kali pengisian daya.

Sementara itu, speaker nirkabel Sony SRS-XB22 hadir dengan ukuran lebih besar dan keluaran suara lebih keras.

Perangkat ini didukung dua driver berukuran 42mm dan dua radiator pasif. Perangkat ini dirancang untuk mendukung kemeriahan pesta, sebab berbekal lampu flash LED yang berkedip sesuai lagu.

Sementara diketuk, unit akan menghadirkan efek suara seperti lonceng sapi atau suara menggaruk. Sony SRS-XB22 juga didukung sertifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap air, dan baterai yang diklaim mampu bertahan selama 10 jam dalam sekali pengisian daya dengan model Extra Bass aktif.

Sony SRS-XB32 menjadi speaker berukuran terbesar dari produk yang diperkenalkan Sony, berbekal dua driver 48mm dan dua radiator pasif. Speaker ini juga dibekali dengan sertifkasi tahan air IP67 dan baterai berdaya tahan selama 14 jam saat mode Extra Bass diaktifkan.

Sementara itu, Sony LSPX-S2 dirancang agar mudah menyatu dengan ruang di rumah pengguna, berkat tampilan lebih menyerupai benda penghias rumah dan tidak terlalu menyerupai perangkat elektronik.

Perangkat ini berbekal lampu LED dengan 32 tingkat kecerahan dan kemampuan untuk mengemulasikan tampilan serupa cahaya lilin. Dan suara dipancarkan ke berbagai arah berkat dukungan tabung kaca sebagai bagian dari desain akustik, guna menangani frekuensi tinggi.

Speaker dengan desain serupa lampu lentera ini didukung oleh sejumlah konektivitas untuk menyuguhkan audio, seperti Bluetooth, NFC dan Wi-Fi. Baterai perangkat ini mampu bertahan selama delapan jam dalam satu kali pengisian daya.

Daya tahan baterai ini juga disebut bergantung pada tingkat kecerahan cahaya lampu LED di perangkat tersebut.

Hingga saat ini, Sony baru mengumumkan ketersediaan speaker terbaru karyanya ini di pasar Inggris, dengan penawaran harga sebesar GBP550 atau setara USD700 (Rp9,8 juta).


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.