Facebook Mulai Jajal Layanan Saingan Tinder

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 24 Sep 2018 11:07 WIB
media sosialfacebook
Facebook Mulai Jajal Layanan Saingan Tinder
Facebook rilis fitur kencan. (Photo by Lionel BONAVENTURE / AFP)

Jakarta: Facebook baru saja meluncurkan layanan barunya, yaitu layanan pencari jodoh. Fitur ini pertama kali diumumkan pada konferensi F8 yang diadakan pada bulan April. Beberapa bulan kemudian, Facebook mencoba fitur ini pada para karyawannya. 

Saat ini, layanan pencari jodoh dari Facebook tersebut hanya bisa digunakan oleh masyarakat Kolombia. Namun, Facebook berharap, mereka akan bisa meluncurkan fitur ini di negara-negara lain di masa depan, seperti yang disebutkan oleh Business Insider

"Lebih dari 200 juta orang mengaku tidak memiliki pasangan di Facebook,' kata Product Manager untuk fitur kencan baru ini, Nathan Sharp. "Kami melihat ini sebagai kesempatan bagus untuk membantu banyak orang untuk membangun hubungan yang berarti di Facebook."

Fitur ini hanya tersedia di apilkasi Facebook. Jika ingin menggunakan Facebook Dating, pengguna harus mendaftarkan diri. Setelah itu, Facebook akan menampilkan orang-orang yang mungkin akan menarik minat Anda berdasarkan kegiatan dan ketertarikan pengguna. 

Lain halnya dengan Tinder, yang merupakan aplikasi dating nomor satu, layanan dari Facebook tidak akan membiarkan para penggunanya untuk memilih calon teman kencan mereka berdasarkan penampilan saja. 



Menurut laporan The Next Web, Untuk ikut serta dalam Facebook Dating, Anda bisa menggunakan foto dari Facebook atau Instagram Anda dan menjawab 20 pertanyaan seperti "Bagi Anda, hari yang sempurna itu seperti apa?" atau "Lagu apa yang selalu membuat Anda ikut bernyanyi?"

Setelah Anda membuat profil, Anda bisa memilih preferensi Anda berdasarkan jarak (dengan maksimal jarak 100 kilometer), agama, dan tinggi. Setelah itu, Anda akan melihat calon teman kencan Anda pada halaman utama dari layanan kencan buatan Facebook.

Di sini, Anda hanya akan menemukan teman dari teman Anda atau orang yang sama sekali Anda tidak kenal. Anda tidak akan menemukan teman atau orang-orang yang telah Anda blokir. 

Jika ada seseorang yang menarik perhatian Anda, Anda bisa mengetuk salah satu foto mereka atau pertanyaan yang mereka jawab. Jika mereka juga tertarik dengan Anda, mereka akan memulai pembicaraan.

Sementara jika mereka tidak tertarik, mereka bisa mengetuk "tidak tertarik" dan mereka tidak akan melihat Anda lagi. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.