Penggemar Bikin Petisi Demi Microsoft Terus Garap Surface Phone

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 09 Jul 2018 09:23 WIB
microsoftmicrosoft surface
Penggemar Bikin Petisi Demi Microsoft Terus Garap Surface Phone
Konsep Surface Phone. (David Breyer)

Jakarta: Satu minggu belakangan, beredar kabar bahwa Microsoft tengah mengembangkan Project Andromeda, yang diduga merupakan usaha Microsoft untuk membuat Surface Phone.

Namun, tidak lama setelah The Verge melaporkan bahwa Microsoft akan meluncurkan perangkat itu dalam waktu dekat, muncul laporan lain yang menyebutkan bahwa perusahaan asal Redmond itu telah membatalkan pengembangan Project Andromeda.

Para fans kemudian membuat petisi yang berjudul "Tunjukkan pada Microsoft tingginya permintaan akan Surface Phone atau Andromeda".

Petisi itu dimulai oleh Zachary Hinski di Change.org. Ketika berita ini dibuat, petisi tersebut telah mendapatkan lebih dari 8 ribu tanda tangan. Angka itu terus bertambah.

"Semua fans Windows Phone ingin Microsoft untuk merilis Surface Phone alias Surface Andromeda Phone Project yang informasi bocorannya telah beredar belakangan, menyebutkan bahwa perangkat itu merupakan ponsel yang bisa menjadi tablet," tertulis pada petisi.

"Uang memiliki pengaruh dan jika ada banyak orang yang menunjukkan keinginan untuk memiliki Surface Phone seperti yang terlihat dalam bocoran, mereka akan terpaksa untuk bertindak. Semua orang tahu Microsoft tidak dapat memberi alasan untuk membatalkan rencana mereka pada investor, mengingat ini merupakan kesempatan besar bagi mereka."

Hinski memperkirakan bahwa para konsumen tidak keberatan untuk membayar Surface Phone dengan harga sekitar USD799-999. Harga yang sama seperti kebanyakan smartphone flagship yang ada saat ini, termasuk iPhone X dari Apple.

Sayangnya, tidak diketahui apakah Microsoft akan bisa menekan harga Surface Phone, mengingat ponsel itu dikabarkan memiliki desain inovatif.

Memang, Mcirosoft tidak pernah mengumumkan secara resmi bahwa mereka tengah mengembangkan Surface Phone. Namun, informasi yang beredar belakangan ini menunjukkan bahwa mereka sedang mengembangkan perangkat "disruptif" yang bisa digunakan dalam lima mode yang berbeda.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.