Ulah Facebook yang Bikin Pendiri Instagram Mundur

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 26 Sep 2018 12:33 WIB
media sosialfacebookinstagram
Ulah Facebook yang Bikin Pendiri Instagram Mundur
Dua pendiri Instsagram memutuskan untuk mundur. (Photo by Paul Zimmerman / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Jakarta: Dua pendiri Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger mendadak mengumumkan keputusan mereka untuk mengundurkan diri kemarin.

New York Times melaporkan, alasan keduanya mundur adalah hubungan antara Instagram dengan perusahaan induk Facebook yang semakin tegang. 

Memang, sejak lama beredar kabar tentang hubungan yang kurang harmonis antara Systrom, Krieger, dan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Recode baru saja merilis artikel yang menjelaskan beberapa keputusan Faacebook yang merusak moral Instagram dan memperburuk hubungan tim dari dua perusahaan. 

Pada awalnya, Facebook berjanji bahwa Instagram akan memiliki otonomi sendiri. Namun, tampaknya Facebook tidak lagi bisa membiarkan Instagram sebebas dulu. Meskipun begitu, Systrom dan Krieger tetap bisa bekerja di bawah Facebook selama enam tahun.

Selama enam tahun tersebut, keduanya berhasil mengembangkan Instagram dan sekarang, mereka mendadak memutuskan untuk mundur. Inilah beberapa perubahan yang mendorong Systrom dan Krieger untuk mundur. 

Facebook mendorong pengguna Instagram membagikan Stories ke Facebook
Berbeda dengan Instagram yang sukses meniru fitur Stories dari Snapchat, usaha Facebook untuk melakukan hal yang sama justru berujung kegagalan. Tidak banyak orang yang mau menggunakan fitur Stories pada Facebook. 

Stories di Facebook baru mulai terlihat aktif ketika pengguna bisa membagikan Instagram Stories ke Facebook. Meskipun begitu, tetap saja fitur ini tidak terlalu populer. 



Instagram kini punya menu untuk terhubung ke Facebook
Pada 2015, Mike Krieger diwawancara dalam Web Summit. Ketika itu, dia terlihat puas dengan Instagram yang bisa tetap fokus dan tidak memberikan fitur-fitur yang tidak terlalu berguna pada para pengguna. 

"Saya selalu bangga karena kami tidak memiliki menu hamburger," katanya ketika itu. Yang dia maksud dengan menu hamburger adalah tiga garis horizontal yang biasanya bisa Anda temukan di banyak aplikasi.

Menu hamburger biasanya digunakan ketika developer tidak bisa menemukan tempat untuk meletakkan ikon untuk fitur tertentu. 



Pada 2018, Instagram memiliki menu hamburger. Memang, tidak banyak fitur yang ada pada menu tersebut. Di sana, Anda hanya akan menemukan bagian "Saved" untuk konten yang telah Anda tandai, Close Friends, Discover People dan Open Facebook. 

Adanya menu Open Facebook jelas merupakan promosi untuk mendorong pengguna Instagram menggunakan Facebook. Seolah promosi terang-terangan ini tidak cukup buruk, pengguna akan menerima notifikasi Facebook di Instagram. 

Notifikasi Facebook muncul di Instagram untuk sebagian pengguna
Pada bulan Juni, sebagian pengguna Instagram mendapatkan notifikasi tentang foto yang diunggah teman mereka. Namun, notifikasi itu menunjukkan foto yang diunggah teman ke Facebook. Ini membuat pengguna marah. 

Instagram akhirnya menyebutkan bahwa ini hanyalah uji coba pada sebagian kecil pengguna. Meskipun tidak banyak orang yang melihat notifikasi itu, fitur itu dan hal-hal lain yang mendorong pengguna untuk menggunakan Facebook menjatuhkan moral karyawan Instagram. 
 

Facebook berhenti mempromosikan Instagram
Sementara Instagram terus mempromosikan perusahaan induknya, Facebook justru berhenti mempromosikan Instagram. Menurut Recode, Zuckerberg meminta tim Facebook untuk berhenti mempromosikan Instagram.

Salah satu buktinya adalah ketika foto yang diunggah di Instagram dan dibagikan di Facebook, nama Instagram tidak lagi disebutkan. Foto itu akan tampil layaknya foto biasa ketika pengguna Facebook mengunggah foto langsung ke media sosial tersebut. 

Facebook memasukkan eksekutifnya ke jajaran Instagram
Dalam satu tahun belakangan, Facebook dan Zuckerberg telah memperketat pengawasannya atas Instagram dengan memasukkan eksekutif kawakan dari Facebook ke posisi-posisi strategis di Instagram.

Misalnya, Adam Mosseri yang dulu menjabat sebagai VP of Product Management for News Feed di Facebook kini menjadi Head of Product di Instagram. Dia menduduki posisi barunya setelah ada restrukturisasi pada Mei. Mosseri dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan Zuckerberg dan disebutkan merupakan salah satu orang terdekat Zuckerberg.

Memang, tidak semua keputusan buruk yang Instagram ambil adalah kesalahan Facebook. Sebelum ini Systrom terus membanggakan bagaimana pengetahuan Facebook tentang iklan dan operasi backend membantu Instagram untuk terus tumbuh.

Namun, seiring dengan perlambatan pertumbuhan Facebook, mereka tampaknya berusaha untuk ikut campur dalam manajemen Instagram. Campur tangan ini tampaknya sudah sangat berlebihan sehingga Systrom dan Krieger memutuskan untuk mengundurkan diri. 


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

6 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.