Bos Meizu Global Bakal Inspeksi Pabrik di Semarang

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 28 Apr 2018 08:09 WIB
meizu
Bos Meizu Global Bakal Inspeksi Pabrik di Semarang
Meizu baru saja luncurkan M6. (Medcom.id)

Jakarta: Dalam lima tahun, Meizu menargetkan untuk menjual satu juta unit ponsel per bulan.

Namun, perusahaan asal Tiongkok itu tidak hanya harus siap untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan pembuat smartphone lain yang telah hadir di Indonesia, mereka juga harus siap untuk memenuhi peraturan yang pemerintah tetapkan.

Salah satu peraturan tersebut adalah peraturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri), yang memaksa para pembuat smartphone yang ingin meluncurkan ponsel 4G miliknya di Indonesia untuk memasukkan komponen lokal -- baik hardware atau software -- ke dalam produknya. 

Ketika ditanya bagaimana cara Meizu memenuhi peraturan ini, CEO Meizu Global Office, Guo Wanxi mengatakan bahwa saat ini, mereka telah bekerja sama dengan Satnusa Persada di Batam dan Panggung Electric Citabuana di Surabaya.

Tidak hanya itu, Guo mengaku, dia akan berkunjung ke Semarang untuk meninjau salah satu pabrik lain yang berpotensi menjadi manufaktur produk Meizu.

"Saya datang ke Indonesia tidak hanya untuk peluncuran Meizu M6, tapi juga untuk berkunjung ke Semarang, melihat pabrik yang lebih besar," kata Guo.

Tahun ini, perusahaan manufaktur harus bisa memenuhi TKDN hingga 30 persen jika mereka ingin menjual smartphone 4G mereka di Indonesia.

Untuk memenuhi TKDN, ada tiga jalur yang bisa ditempuh perusahaan, yaitu software, hardware dan investasi. Biasanya, perusahaan ponsel akan bekerja sama dengan pabrik perakitan lokal. 


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

4 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.