Teknisi Kustomisasi Drone untuk Selamatkan Anjing

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 06 May 2018 15:19 WIB
robotdrone
Teknisi Kustomisasi Drone untuk Selamatkan Anjing
Raj berhasil menyelamatkan anjing dari parit menggunakan drone yang dikustomisasi.

Jakarta: Seorang teknisi asal New Delhi bernama Milind Raj menyelamatkan seekor anjing dari parit yang dalam menggunakan drone yang dilengkapi dengan jari-jari robotik untuk mengangkatnya. 

Raj sedang lari pagi ketika dia mendengar suara rintihan. Mengikuti suara tersebut, dia menemukan seekor anjing yang terjebak di parit di antara dua jalan. Raj berkata bahwa sang anjing terlihat "menyedihkan".

Kepada The Verge, dia menjelaskan bahwa warga sekitar telah mendengar anjing itu merintih selama dua hari. 

Tidak ada orang yang berani untuk menyelamatkannya karena "parit itu sangat kotor", kata Raj. "Tidak mungkin seorang manusia menyelamatkan anjing itu tanpa membahayakan dirinya sendiri."

Raj memutuskan untuk mencoba membantu. Dia segera mencoba membangun drone yang bisa menyelamatkan anjing tersebut.

Meskipun Raj memiliki pengetahuan mendalam tentang kecerdasan buatan (AI) dan robotik, membuat alat yang tepat untuk menyelamatkan anjing tersebut tetaplah hal yang sulit.

Dalam waktu beberapa jam, dia telah memasang tangan robotik dengan jari pada drone. Baik drone dan tangan robotik itu dibuat secara khusus. Drone dengan enam rotor tersebut Raj buat dua tahun lalu.

Untuk menyelamatkan sang anjing, Raj memasang sensor untuk melacak detak jantung dan pola nafas pada drone tersebut dengan tujuan untuk melacak kesehatan sang anjing. 

"AI membantu saya untuk memonitor detak jantung sang anjing," katanya. "Jika pegangan tangan robot ini terlalu erat, sang anjing tidak akan bisa bernafas."



Setelah selesai membuat drone, Raj kembali ke tempat sang anjing berada. "Anjing ini trauma, sehingga dia tidak banyak bereaksi," katanya. Hal ini memungkinkannya untuk menutup tangan robot di sekitar badan anjing dan mengangkatnya ke udara. 

Tidak berhenti sampai di situ, setelah menyelamatkan sang anjing, Raj kemudian mengadopsinya. Dia menamai anjing tersebut Lifted. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.