Wildbook, Media Sosial ala Facebook Khusus Fauna

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 05 Jul 2018 07:53 WIB
media sosial
Wildbook, Media Sosial ala Facebook Khusus Fauna
Teknologi identifikasi kecerdasan buatan Wildbook untuk mengenali setiap fauna dari kumpulan foto dan video.

Jakarta: Media sosial seperti Facebook mengklaim layanan mereka mampu menghubungkan setiap penggunanya. Konsep ini kemudian diadopsi oleh lembaga nonprofit Wild Me yang diciptakan untuk para fauna.

Wild Me merupakan lembaga nonprofit yang mengangkat isu perlindungan fauna. Lewat program crowdsource atau penggalangan dana, mereka menciptakan sebuah situs bernama Wildbook yang akan menjaring beragam informasi di internet untuk mengenali setiap fauna.

Cara kerjanya, Wildbook mampu mengenali setiap fauna yang ada di dalam konten di internet baik foto maupun video yang diunggah oleh peneliti, pelajar maupun mereka yang mendokumentasikan kegiatan liburannya.

Wildbook dibekali teknologi kecerdasan buatan dengan kemampuan deep learning untuk mengenali setiap foto fauna satu per satu. Hasilnya, mereka yang menggunakan layanan Wildbook bisa memantau keberadaan fauna-fauna tersebut.

Untuk semakin memudahkan teknologi Wildbook mengenali tiap fauna, pengguna internet sangat dianjurkan menyertakan data seperti jenis kelamin, usia, lokasi, dan informasi lainnya pada caption foto apabila mengetahuinya.

Jadi mesin teknologi Wildbook akan menciptakan sebuah "profil" Wildbook bagi setiap fauna yang memiliki identitas lengkap. Organisasi Wild Me juga berencana mengembangkan layanan serupa Wildbook dengan jenis spesies fauna yang lebih spesifik.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.