Amazon Ikut Bikin Aplikasi Pengirim Pesan Sendiri?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 17 Jul 2017 15:08 WIB
amazon
Amazon Ikut Bikin Aplikasi Pengirim Pesan Sendiri?
Amazon disebutkan akan buat aplikasi messaging sendiri.

Metrotvnews.com: Amazom dikabarkan tengah mengembangkan aplikasi messaging buatannya sendiri, bernama Anytime.

Perusahaan retail raksasa tersebut telah mulai melakukan survei pada pelanggannya terkait fitur yang harus mereka tanamkan dalam aplikasi buatan mereka ini. Meski masih belum diketahui seperti apa bentuk akhir dari aplikasi tersebut, 

AFTV News menjelaskan, Anytime tampaknya akan menjadi layanan kaya fitur yang bahkan akan bisa menyaingi media sosial, dengan fokus pada pengirim pesan, panggilan suara dan video, dan berbagi foto, yang memungkinkan pengguna untuk memasang filter dalam video dam foto dan menggunakan @ untuk menyebutkan nama pengguna lain.

Melalui aplikasi ini, pengguna juga nantinya bisa menggunakan stiker dan GIF, serta bermain game. 


Gambar: AFTV News

Via Anytime, pengguna juga dapat melakukan panggilan, baik dalam format suara atau video, ke pengguna lain atau ke grup. pengguna juga dikabarkan akan bisa menghubungi pelaku bisnis untuk membeli produk atau melakukan reservasi.

Menurut gambar dari survei yang amazon lakukan, layanan ini akan dienkripsi dan dijamin keamanannya. Aplikasi ini juga akan bisa digunakan dalam perangkat mobile dan desktop dengan berbagai sistem operasi. 

Beberapa bulan belakangan, amazon memang mulai tertarik untuk memasuki industri komunikasi dan pengirim pesan. Sebelum ini, mereka telah meluncurkan Chime, aplikasi konferensi video yang ditujukan untuk klien perusahaan mereka. Chime didesain untuk bersaing dengan Skype for Business atau WebEx.

Belum lama ini, amazon juga menambahkan fitur pengirim pesan dan pemanggilan suara ke perangkat yang dilengkapi dengan Alexa. Anytime tampaknya adalah produk Amazon yang lebih ambisius, didesain untuk bersaing dengan aplikasi seperti Facebook Messenger atau WhatsApp. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.