Google Assistant Segera Dukung Transaksi Finansial

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 19 May 2017 19:13 WIB
google
Google Assistant Segera Dukung Transaksi Finansial
Google mengumumkan Google Payment API memungkinkan pembayaran menggunakan akun Google.

Metrotvnews.com: Google bukanlah pemain baru dalam ranah keuangan, setelah meluncurkan Google Wallet, Android Pay, dan Payment Request API terbuka yang digemari masyarakat. Kini Google mengumumkan Google Payment API terbarunya.

Menurut The Verge, sistem terbaru ini akan memungkinkan pengguna untuk membeli benda, baik dalam aplikasi maupun situs, dengan menggunakan akun Google. Sebelumnya kartu kredit yang tersimpan di Google hanya dapat digunakan untuk melakukan pembelian di Google Play Store atau berlangganan YouTube Red.

API baru Google tersebut diklaim akan memungkinkan pengembang pihak ketiga membebankan biaya melalui akun Google. Sementara itu, Google menghadirkan dukungannya dengan membantu menangani keamanan dan memprosesan pembayaran.

API baru ini serupa dengan produk yang tidak lagi didukung oleh Google sejak 2013 lalu, bernama Google Checkout. Saat ini pengembang dapat menggunakan PayPal Express Checkout untuk melakukan konsep pembayaran serupa API baru tersebut.

Namun, penggunaan akun Google untuk berbagai hal dinilai sebagai peluang bagi salah satu perusahaan raksasa internet tersebut. Google juga memanfaatkan setup serupa pada Google Assistant sebagai fasilitator transaksi dan bukan Android Pay.

Sebagai contoh, Google Assistant akan bertugas mengonfirmasi sebelum proses pengiriman uang dilakukan, dengan memanfaatkan sensor pemindai sidik jari pada perangkat Android. Pedagang juga dapat menerima pembayaran melalui Assistant dengan metode seerupa.

Hingga saat ini API baru tersebut belum tersedia untuk dimanfaatkan oleh publik, namun Google telah mengujinya dengan sejumlah mitra. Google juga menyebut wilayah Amerika Serikat akan menjadi wilayah pertama yang akan dapat menikmati fitur tersebut setelah resmi meluncur dalam beberapa bulan mendatang, meski belum tersedia informasi terkait wilayah lain yang akan dirambah API ini.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.