Mulai Ekspansi Offline, Xiaomi Siap Gelar 15 Mi Store di Indonesia

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 30 Aug 2017 15:36 WIB
xiaomi
Mulai Ekspansi Offline, Xiaomi Siap Gelar 15 Mi Store di Indonesia
Pembukaan Mi Store di Tangerang, Rabu (30/8/2017). MTVN/DANU

Metrotvnews.com, Tangerang: Xiaomi hari ini membuka toko resminya di Summarecon Mall Serpong. Hadir dengan nama Authorized Mi Store, toko baru ini merupakan yang kedua di Indonesia setelah hadir di Mall Pondok Indah di tahun 2015 silam.

Menurut Head of Xiaomi South Pacific Region sekaligus Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi, Mi Store baru ini menggunakan konsep yang sama dengan Mi Home yang ada di Tiongkok. Melalui Mi Store ini pihak Xiaomi juga ingin memberitahu konsumen bahwa Xiaomi tidak hanya memproduksi ponsel.

"Mi Store bukan hanya tempat untuk menjual ponsel saja. Disana Anda bisa melihat bahwa Xiaomi memiliki produk lain selain ponsel," ujar Shi dalam konferensi pers hari ini, Rabu (30/8/2017). "Mi Store kali ini juga menggunakan konsep yang sama dengan Mi Home yang ada di Tiongkok."

Shi juga mengatakan pihaknya ingin membuka lebih banyak lagi Mi Store di Indonesia. Jumlahnya memang belum disebutkan secara pasti, namun menurut Operational Vice Director Erafone, Andre Tan, pihaknya sudah memiliki dana dan rencana untuk membuka 15 Mi Store di Indonesia. Hanya saja Erafone dan Xiaomi tidak ingin buru-buru.

"Kami sudah alokasikan dana untuk buka 15 toko di Indonesia, namun kami tidak ingin buru-buru. Ada beberapa kendala untuk membuka Mi Store, salah satunya adalah lokasi. Kami ingin lokasinya tepat untuk menjual produk Xiaomi," ujar Andre.

Mi Store juga dikatakan sebagai upaya pihak Xiaomi dan Erafone untuk menekan distribusi ponsel Xiaomi ilegal. Menurut Andre, pasar Xiaomi di Indonesia sangat besar bahkan jumlah Mi Fans juga tergolong banyak. Hal tersebut perlu diimbangi dengan jumlah produk resmi yang beredar dan layanan khusus.

Lalu seberapa besar dana yang disiapkan oleh Eraphone untuk memasarkan produk Xiaomi? Marketing Communication Director Erafone, Djatmiko Wardoyo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar untuk memasarkan produk Xiaomi.

40 persen di antaranya adalah dana untuk pengembangan Mi Store. Namun, dana tersebut hanya dari pihak Erafone, belum termasuk data kerja sama dengan pihak Xiaomi serta mitra lainnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.