Gunakan Data Pengguna Secara Ilegal, Facebook Didenda Rp19 Miliar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 12 Sep 2017 12:43 WIB
media sosialfacebook
Gunakan Data Pengguna Secara Ilegal, Facebook Didenda Rp19 Miliar
Facebook kena denda di Spanyol. (Bloomberg via Getty Images)

Metrotvnews.com: Facebook dikenakan denda sebesar EUR1.2 juta (Rp19 miliar) atas tuduhan mengumpulkan data pengguna Spanyol tanpa memberitahu mereka bagaimana data itu akan digunakan. 

Reuters melaporkan, Agencia Española de Protección de Datos (AEPD, Badan Perlindungan Data Spanyol) menemukan 3 kasus ketika Facebook tidak memberikan informasi "yang cukup" pada pengguna terkait bagaimana informasi tentang jenis kelamin, kepercayaan, selera pribadi dan sejarah browsing akan digunakan. 

Tidak hanya itu, Facebook juga tampaknya tidak memberitahu pengguna bagaimana data yang dikumpulkan dari cookies yang mengandung "Like" akan digunakan. Meskipun Anda tidak memiliki akun Facebook, media sosial raksasa tersebut dikabarkan tetap mengumpulkan data terkait kebiasaan Anda menjelajah internet melalui emoji jempol tersebut. 

AEPD juga menemukan bahwa Facebook menyimpan data pengguna selama lebih dari 17 bulan bahkan setelah orang itu menutup akunnya.

Jumlah denda yang dikenakan oleh AEPD terhitung kecil -- terutama jika dibandingkan dengan denda sebesar EUR110 juta (Rp1,7 triliun) yang dikenakan pada WhatsApp -- tapi keputusan mereka ini merupakan bukti bahwa pemerintah Spanyol tidak akan diam jika ada perusahaan yang menggunakan data warganya secara ilegal. 

Meskipun pemberian denda ini lebih bersifat simbolis, jika Facebook mengubah peraturannya terkait penggunaan data pengguna, maka peraturan tersebut akan menjadi perubahan yang nyata. 


(MMI)

Video /