Bisnis Aplikasi akan Bernilai Rp83 Kuadriliun di Tahun 2021

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 29 Jun 2017 17:38 WIB
aplikasie-commerce
Bisnis Aplikasi akan Bernilai Rp83 Kuadriliun di Tahun 2021
Bisnis aplikasi pada 2021 akan naik drastis. (TechCrunch)

Metrotvnews.com: Dalam 5 tahun, bisnis aplikasi akan memiliki nilai total USD6.3 triliun (sekitar Rp83 kuadriliun), naik dari USD1.3 triliun pada tahun lalu, menurut laporan yang baru saja dirilis oleh perusahaan penilaian aplikasi, App Annie.

Alasan pertumbuhan ini adalah karena semakin banyak orang yang menghabiskan waktu lebih banyak -- dan uang lebih banyak -- di aplikasi. Rata-rata, orang tidak mengunduh aplikasi-aplikasi baru, tapi, App Annie memperkirakan, pengguna total aplikasi akan meningkat hampir dua kali lipat menjadi 6,3 triliun orang dalam waktu 5 tahun ke depan.

Sementara itu, lama waktu yang dihabiskan untuk menggunakan aplikasi akan naik lebih dari dua kali lipat. Diperkirakan, pembelian yang dilakukan melalui aplikasi, termasuk pembelian dalam aplikasi, iklan dan belanja, akan meningkat dari USD379 per orang menjadi USD1,008 per orang pada 2021.

Meroketnya bisnis aplikasi terjadi terutama berkat jual-beli melalui aplikasi. Pembelian barang dan jasa melalui aplikasi mobile saat ini memberikan kontribusi 90 persen dari total bisnis aplikasi. Diperkirakan, angka ini akan naik menjadi 95 persen pada 2021.

Jual beli via aplikasi termasuk pembelian melalui e-commerce raksasa seperti Amazon dan Alibaba, serta pembayaran layanan seperti Uber dan pembelian tiket perjalanan atau pemesanan hotel via aplikasi travel, dengan kata lain, semua transaksi di aplikasi.

Asumsi ini didasarkan perkiraan bahwa akan semakin banyak orang yang melakukan pembelian via aplikasi.


(MMI)