Banyak Skandal, Uber Capai 5 Miliar Perjalanan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 30 Jun 2017 13:19 WIB
uber
Banyak Skandal, Uber Capai 5 Miliar Perjalanan
Uber berhasil mendapatkan 5 miliar perjalanan. (Justin Sullivan / Getty Images / AFP)

Metrotvnews.com: Beberapa bulan belakangan, Uber menghadapi banyak masalah. Reputasinya di mata masyarakat rusak, CEO-nya mengundurkan diri dan ratusan ribu orang telah menghapus aplikasi itu dari ponselnya. Namun, layanan Uber tetap populer.

Uber baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mencapai pencapaian berupa 5 miliar perjalanan di seluruh dunia. Seperti yang disebutkan oleh The Verge, tahun lalu, Uber mengumumkan pencapaian 2 miliar perjalanan. Itu berarti, Uber membutuhkan kurang dari 365 hari untuk menggandakan jumlah perjalanan mereka. 

Ada 156 perjalanan yang terjadi secara bersamaan pada 20 Mei yang membuat perjalanan Uber mencapai lebih dari 5 miliar kali. 



"Pesanan ini terjadi di 24 negara di 6 benua dan kota-kota seperti Mumbai, Moscow dan Medellin," ujar para eksekutif Uber dalam sebuah blog post.

"
Seorang pengendara yang beruntung sedang menerima penumpang pertamanya. Dia membawa penumpang ini di Jakarta, Indonesia. Dan 6 pengendara lain juga sedang mengantar penumpang pertama mereka."

Masing-masing pengendara dari 156 pengendara ini akan mendapatkan USD500 dari Uber.

Meskipun begitu, berbagai skandal yang menerpa Uber memiliki pengaruh buruk pada bisnisnya. Pangsa pasar Uber di Amerika Serikat jatuh dari 84 persen pada awal tahun ini menjadi 77 persen pada akhir bulan Mei, menurut perusahaan penelitian Second Measure. Selain itu, kepuasan pelanggan terhadap Uber juga menurun. 

Namun, selama pengendara dan penumpang tetap memanfaatkan Uber, mereka akan dapat mengatasi masalah yang menerpa mereka saat ini.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.