Akuisisi Zurich Eye, Oculus Mulai Jajal Ranah AR

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 21 Nov 2016 09:43 WIB
oculus
Akuisisi Zurich Eye, Oculus Mulai Jajal Ranah AR
Oculus dilaporkan mengakuisisi Zurich Eye untuk memperbaiki fitur pelacakan pada perangkat mandirinya.

Metrotvnews.com: Induk perusahaan Oculus, yaitu Facebook, dilaporkan telah mengakuisisi Zurich Eye asal Swiss yang dibentuk oleh anggota dari University of Zurich dan EMT Zurich.

Perwakilan dari Facebook juga telah mengonfirmasikan kepada situs Swiss Info bahwa tim beranggotakan 10 orang tersebut akan bergabung ke Oculus sebagai bagian dari barunya di Zurich. Sementara itu, Oculus masih enggan berkomentar lebih jauh terkait informasi akuisisi ini.

Namun, Oculus mengonfirmasi bahwa perusahaannya tengah mempersiapkan kantor teknisi di ibukota Swiss tersebut, dan akan didedikasikan untuk pengembangan komputer. Hal ini sesuai dengan Zurich Eye yang merupakan perusahaan komputer dan memiliki tujuh anggota insinyur.

Kemampuan Zurich Eye memungkinkan mesin untuk melihat, diperkirakan akan digunakan Oculus pada fungsi melacakan ke dalam dan luar, yang merupakan topik penting pada industri Virtual Reality (VR) saat ini. Fungsi ini terdapat pada fitur pelacakan posisi yang menggunakan solusi terintergrasi pada perangkat, dan bukan menggunakan sensor eksternal seperti pada Oculus Rift atau HTC Vive.

Oculus telah memiliki solusi pelacak sendiri, seperti yang dihadirkan pada headset prototipe mandirinya, Santa Cruz. Namun, solusi Zurich Eye dinilai menjadi alat untuk mengembangkan kemampuan tersebut, seperti yang dilaporkan Venture Beat.

Selain itu, Oculus juga dilaporkan tengah mencoba untuk merambah ranah Augmented Reality (AR) pada pembukaan penerimaan pegawai baru terakhirnya. Pada bulan lalu, perusahaan spesialis VR ini juga dilaporkan mengakuisisi perusahaan teknologi layar bernama InfiniLED.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.