Qualcomm Siap Melawan Apple di Pengadilan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 28 Jan 2017 12:39 WIB
applequalcomm
Qualcomm Siap Melawan Apple di Pengadilan
Qualcomm mengumumkan bahwa mereka tidak takut untuk bertarung di pengadilan dengan Apple. qualcomm (AP Photo / Gregory Bull, File)

Metrotvnews.com: Belakangan, Apple telah menuntut Qualcomm di Amerika Serikat dan Tiongkok dan membantu Komisi Dagang Federal (FTC) dan Komisi Dagang Adil Korea (KFTC) untuk menuntut Qualcomm.

Keempat tuntutan ini memiliki inti yang sama, yaitu model bisnis Qualcomm yang mengubah royalti lisensi paten berdasarkan harga smartphone yang dijual.

Para analis memperkirakan, Qualcomm dapat menuntut sekitar 5-10 kali lipat lebih mahal dari pemegang paten lain, seperti Nokia dan Ericsson. CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf membela perusahaan yang dipimpinnya terkait model bisnis Qualcomm.

Menurut Fortune, Mollenkopf dan eksekutif Qualcomm lainnya menjelaskan tentang pertarungan hukum dengan Apple saat mengumumkan laporan keuangan. Mereka menjelaskan, Qualcomm memiliki kesempatan untuk balik menuntut Apple karena pelanggaran paten.

Pada dasarnya, eksekutif Qualcomm menyebutkan bahwa mereka bisa menuntut Apple karena nilai paten mereka jauh lebih mahal.

"Teknologi kami memungkinkan ekonomi mobile dan menjadi pondasi untuk berbagai model bisnis dan perusahaan aplikasi seperti Uber, Snapchat, Instagram, dan aplikasi messaging seperti WhatsApp dan iMessage, layanan streaming seperti Spotify dan asisten virtual seperti Siri dan Google Assistant dan lain-lain," ujar President Qualcomm, Derek Aberle.

Dia juga membantah bahwa Qualcomm telah melarang Apple menggunakan prosesor buatan pesaingnya pada iPhone. Namun, para investor tampaknya tidak bisa diyakinkan sepenuhnya karena saham Qualcomm turun 16 persen sejak Apple memasukkan dokumen tuntutannya pada hari Jumat minggu lalu.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.