AMD Technology Summit 2017

Belum Selesai, AMD Masih Punya Ryzen 3 untuk Hantam Intel

Mohammad Mamduh    •    Sabtu, 18 Mar 2017 10:15 WIB
amd
Belum Selesai, AMD Masih Punya Ryzen 3 untuk Hantam Intel
Acara AMD Technology Summit 2017 di Beijing, Tiongkok.

Metrotvnews.com, Beijing: AMD secara resmi mengumumkan keberadaan prosesor kelas menengeah teranyar Ryzen 5 dalam ajang AMD Technology Summit 2017 di Beijing, Tiongkok, Kamis (16/3/2017). Prosesor ini juga dijadwalkan tersedia untuk pasar Indonesia tidak lama setelah dijual secara global.

Melalui CEO AMD, Lisa Su, AMD ingin memastikan bahwa prosesor dengan arsitektur canggih Zen ini memiliki ekosistem yang cukup luas dan usia yang panjang, dan mampu menjadi pesaing menakutkan Intel Kaby Lake di kelas yang sama. Kunci utama Ryzen memang terletak pada performa yang lebih menjanjikan, dengan harga yang jauh lebih murah.

Namun, dalam persentasinya, Lisa Su juga menjelaskan mereka juga menyiapkan Ryzen 3. Penggunaan angka yang lebih rendah tentunya menjadi tanda bahwa prosesor tersebut akan menyasar pasar prosesor kelas menengah ke bawah.

Jika melihat Ryzen 7 yang mengincar Intel Kaby Lake Core i7, dan Ryzen 5 menjadi ancaman untuk prosesor Intel Core i5 Kaby Lake, Ryzen 3 diproyeksi "menghantam" Intel Core i3. "AMD Ryzen 3 kita persiapkan untuk paruh kedua 2017," kata Lisa Su saat menjelaskan informasi Ryzen 5.



Hanya saja, belum diketahui seluas apa target Ryzen 3, mengingat Intel juga punya rumpun prosesor di bawah Core i3, seperti Pentium dan Celeron. Ada kemungkinan Ryzen 3 juga hadir dalam beberapa varian, berdasarkan kecepatan dan konsumsi daya maksimum.

Belum ada informasi lebih lengkap mengenai Ryzen 3, sejauh ini yang kami ketahui adalah prosesor ini akan berkutat di penggunaan empat inti prosesor (quad-core). 

Satu hal yang menarik adalah, sementara Intel masih membatasi overclocking untuk seri tertentu, Ryzen 3 juga sudah unlocked, yang berarti pengguna bisa meningkatkan kecepatannya sesuai selera. Fitur overclocking di prosesor kelas bawah bisa jadi menghidupkan kembali esensi overclocking ketika pertama kali muncul, memacu kecepatan dari keterbatasan hardware yang ada, dan tentunya akan menambah gairah OC, yang dalam kompetisi internasional selama ini masih didominasi oleh para veteran. 

Selain Ryzen, dalam ajang ini, AMD juga memberikan beberapa informasi penting lainnya, salah satunya adalah arsitektur GPU Vega yang direncanakan muncul pertengahan tahun ini. Namun, apa yang dijelaskan masih sama dengan yang mereka pamerkan dalam acara Capsaicin di GDC 2017.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.